Masalah? Siapa Takut…!

Renungan Selasa 12 Maret 2019

Bacaan: Yes. 55:10-11Mzm. 34:4-5,6-7,16-17,18-19Mat. 6:7-15

Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu. (Mzm. 34:20)

Jangan pernah berpikir bahwa menjadi pengikut Kristus berarti akan bebas dari masalah, karena Tuhan tidak pernah menjanjikan hal itu. Tetapi Tuhan berjanji bahwa setiap firman yang Dia berikan menjadi solusi untuk setiap masalah yang datang. Bila kita menanggapi setiap masalah dengan sikap yang benar, kita akan melihat kuasa firman itu bekerja dalam hidup kita, sebab firman-Nya adalah ya dan amin, karena “demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.” (Yes. 55:11). Luar biasa! Oleh karena itu tangkaplah setiap masalah sebagai berkat dan rancangan Tuhan untuk menyatakan kuasa-Nya di dalam hidup kita.

Injil hari ini Tuhan Yesus menghendaki supaya kita senantiasa meneladani cara hidup-Nya. Salah satu keteladanan yang Ia tunjukkan adalah dalam hal berdoa. Doa adalah kekuatan dalam pelayanan Yesus. Itulah rahasia kehidupan-Nya; Dia senantiasa menyediakan waktu untuk  membangun persekutuan intim dengan Bapa. Hal ini membuat hati murid-murid-Nya tergerak minta diajar oleh-Nya bagaimana harus berdoa. Lalu pada saat yang tepat Tuhan Yesus mulai mengajar kepada mereka tentang prinsip-prinsip dasar doa; Doa Bapa kami, yang mengajarkan kita untuk melakukan dan menerima kehendak Tuhan dalam hidup ini.

Sahabat, jika Tuhan Yesus saja sangat memperhatikan jam-jam doa-Nya dan senantiasa menyediakan waktu khusus bertemu dan bercakap-cakap dengan Bapa, bagaimana dengan kehidupan doa kita? Apakah kita berdoa dengan sekuat tenaga ketika kita punya masalah saja? Sesibuk apa pun kita, mari meluangkan waktu untuk berdoa dan mendalami firman-Nya. Jangan takut dengan masalah! Masalah yang terjadi membuat kita semakin peka rohani; semakin mengerti isi hati Tuhan dan kehendak-Nya. Maka dari itu akan lebih bijaksana bila kita berdoa, kita tidak hanya minta jawaban, kesembuhan atau pemulihan saja, tetapi mintalah juga supaya Tuhan menyatakan maksud dan rencana-Nya atas kita melalui masalah atau penderitaan yang sedang kita alami.

Doa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, hanya dengan mengandalkan Engkau saja, kami pasti tidak kekurangan apapun sebab Engkau adalah Tuhan yang penuh belas kasih dan dekat dengan orang yang patah hati. Berikanlah kami hati yang sabar menantikan datangnya kebaikan-Mu dan semoga kami tetap setia berpegang pada Kristus, firman Allah yang hidup, yang akan melepaskan kami dari setiap kesesakan tepat pada waktunya. Sebab Dialah Tuhan, pengantaraan kami. Amin.(FHM)