Kyrie Eleison

Renungan Sabtu 9 Maret 2019

Bacaan: Yes. 58:9b-14Mzm. 86:1-2,3-4,5-6Luk. 5:27-32

Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat. (Luk. 5:32)

Kedatangan Yesus adalah untuk memanggil orang supaya bertobat. Ketika kita menerima Yesus secara pribadi, kita mengakui keberdosaan kita serta kesediaan kita untuk bertobat. Namun dalam perjalanan hidup ini, setiap waktu kita akan dihadapkan pada godaan, himpitan, tekanan, dan pilihan-pilihan yang membawa kita ke dalam perangkap dosa, dan itu terjadi di sepanjang perjalanan hidup kita. Betapa mudah kita terbawa dan terjebak dalam situasi yang tanpa kita sadari menyeret kita ke dalam jerat dosa.

Tuhan Yesus sungguh memahami situasi ini. Tuhan sungguh mengerti dan Dia selalu peduli akan kelemahan kita. Karenanya, Dia akan selalu hadir mengingatkan kita. Dia akan selalu sabar akan kerapuhan kita. Dia akan selalu memberi diri untuk ditemukan. Dia selalu bersedia berjumpa secara pribadi dengan kita. Perjumpaan pribadi yang harusnya selalu menjadi momen pertobatan, suatu perubahan, suatu perbaikan.

Dalam masa pertobatan, masa Retret Agung ini, kiranya kita boleh mengalami perjumpaan-perjumpaan pribadi yang mendalam, yang membawa kita sungguh mengalami satu langkah maju ke depan, hidup yang semakin diubahkan, dipulihkan, dan menuju keserupaan yang lebih lagi dengan Kristus. Selamat menjalani Retret Agung, rahmat-Nya melimpah bagi kita semua. (JTI)