Damai Dan Sukacita

Renungan Sabtu 2 Maret 2019, Hari Sabtu Imam

Bacaan: Sir. 17:1-15Mzm. 103:13-14,15-16,17-18aMrk. 10:13-16

Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. (Mzm. 103:13)

Sahabat terkasih, melalui bacaan pertama saya diingatkan bahwa Tuhan sudah memberi anugerah yang lengkap dan sempurna. Maka sudah sepantasnya saya harus terus menerus bersyukur dan mewartakan keagungan-Nya

Mazmur: “Kekal abadilah kasih setia Tuhan atas orang yang takwa kepada-Nya”

Tuhan sungguh luar biasa mengasihi saya juga mengasihi kita semua orang-orang pilihan-Nya.

Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. (Mrk. 10:14)

Sebenarnya Tuhan ingin agar kita semua yang percaya kepada-Nya benar benar percaya sepenuh hati dan bersikap seperti anak kecil. Dunia anak kecil hanya mengenal sukacita dan kedamaian. Kerajaan Allah juga suatu keadaan atau suasana yang penuh dengan sukacita dan kedamaian. Kita semua dipanggil untuk masuk dalam Kerajaan Allah, kita semua dipanggil untuk mewartakan kabar sukacita dan kedamaian. Tetapi seringkali saya masih memakai pola pikir manusia dewasa yang tidak polos seperti anak kecil dan saya terus berjuang untuk bisa memenuhi kehendak Tuhan ini.

Sharing:

Saya pernah merasa sakit hati karena saya dimarahi oleh orang yang sering saya tolong dan hal tersebut membuat suasana hati saya tidak damai dan tidak ada sukacita lagi. Saya ingin bebas, lalu saya menemui Romo untuk menerima Sakramen Rekonsiliasi. Romo meminta saya untuk berdoa rosario peristiwa sedih dan saya doakan setiap hari. Yang saya rasakan sungguh luar biasa, setelah beberapa hari saya memahami makna peristiwa sedih, saya menangis mohon ampun kepada Tuhan dan saya bisa mengalami kebebasan batin. Lima peristiwa sedih tersebut benar-benar mengubah hati saya sehingga saya tidak kecewa atau marah lagi.  Sebaliknya saya bisa merasa kasihan kepada orang yang menyakiti hati saya dan saya merasakan ada damai dan sukacita berlimpah.

Doa: Tuhan Yesus saya ingin mempunyai hati seperti anak kecil yang selalu polos apa adanya, selalu merasa damai dan sukacita dalam menghadapi apapun yang terjadi dalam hidup saya.
Curahkanlah Roh Kudus masuk dan meraja di dalam hati saya. Tuhan Yesus, mohon berkatilah para Imam agar mereka selalu taat dan setia mewartakan Injil Kerajaan Allah. Terima kasih Tuhan. Amin. (MGND)