Mengandalkan Tuhan

Renungan Minggu 17 Februari 2019, Hari Minggu Biasa VI

Bacaan: Yer. 17:5-8Mzm. 1:1-2,3,4,61Kor. 15:12,16-20Luk. 6:17,20-26

Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! (Yer. 17:7)

Di zaman sekarang ini, kita masih banyak melihat ada orang yang mencoba mengatasi masalah dalam hidupnya dengan mengandalkan kekuatan supranatural (misalnya paranormal, ilmu perbintangan, peramal). Tetapi kita sebagai anak-anak Allah, kita diingatkan melalui sabda Tuhan hari ini, bahwa kita harus terus mengandalkan Tuhan.

Manusia memiliki banyak kekurangan, sehingga ketika kita mengandalkan manusia, tidak jarang kita menjadi kecewa. Namun ketika kita berharap kepada Tuhan yang adalah sumber pengharapan, tidak ada yang pernah mengecewakan. Tuhan menghendaki kita hanya mengandalkan Tuhan saja dalam segala hal. Bukan kekuatan sendiri, bukan kekuatan seseorang. Karena hanya Tuhan saja yang mempunyai kuasa dan kemuliaan.

Kebahagiaan tidak terletak pada kesuksesan atau kelimpahan berkat duniawi, tetapi kebahagiaan hanya bisa didapatkan jika kita menjalin relasi pribadi yang intim dengan Tuhan. Beberapa waktu yang lalu saya menghadapi masalah. Ketika itu di tengah kekalutan persoalan, saya hanya mengandalkan diri sendiri tanpa melibatkan Tuhan. Kekecewaaan demi kekecewaan pun terjadi. Akhirnya saya menyadari bahwa bukan kehebatan atau kuat kuasa saya yang penting tetapi kebersamaan saya dengan Tuhan dan penyerahan diri serta keputusan saya untuk mengandalkan Tuhanlah yang merupakan kunci untuk membawa saya ke dalam berbagai kemenangan, tidak peduli sebesar apapun tantangan yang tengah atau akan saya hadapi.

Jika kita mengandalkan Tuhan dan menaruh harapan kepada Tuhan maka hidup kita menjadi bermakna dan akan berbuah dalam Tuhan. Marilah kita menjadi pribadi yang selalu mengandalkan Tuhan.

Doa: Allah Bapa di surga, terima kasih atas firman-Mu hari ini yang telah mengingatkan kami bahwa kebahagian sejati hanya kami dapatkan jika kami senantiasa mengandalkan Engkau dalam hidup kami. Bantulah kami agar kami dapat melakukan kehendak-Mu dalam hidup harian kami. Amin. (KLC)