Mengalami Kebaikan Tuhan

Renungan Kamis 14 Februari 2019

Bacaan: Kej. 2:18-25Mzm. 128:1-2,3,4-5Mrk. 7:24-30

Tetapi perempuan itu menjawab: “Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak.” (Mrk. 7:28)

Kata-kata dari perempuan Siro-Fenisia adalah ungkapan iman bahwa ia percaya akan diberi kesempatan untuk menerima kebaikan Allah. Remah-remah adalah sesuatu yang tidak berarti. Tetapi, ia melihat bahwa Allah menunjukkan kemahakuasaan-Nya sekalipun hanya “remah” dapat mengusir setan itu. Perempuan Siro-Fenisia telah memberi teladan kepada kita, jangan menyia-nyiakan kebaikan Allah. Apapun yang kita terima dari Allah sangatlah berarti bagi kita.

Setelah anak saya menyelesaikan studi S2-nya bulan Oktober tahun lalu, ia berusaha mencari pekerjaan dengan melamar di berbagai perusahaan. Ia sudah melakukan wawancara dan psikotes di beberapa perusahaan, tetapi belum ada jawaban hingga akhir tahun. Anak saya begitu merasakan sulitnya mencari pekerjaan. Ketika anak saya memutuskan untuk berserah dan mengandalkan Tuhan, dia mulai lebih rajin berdoa dan mengikuti misa pagi. Puji Tuhan anak saya diterima bekerja di Jakarta. Saya melihat kebaikan Tuhan yang dialami anak saya.

Doa: Allah Bapa yang Maha Pengasih, terima kasih kami sekeluarga boleh mengalami kebaikan-Mu. Tambahkan iman kepada kami, tinggallah selalu di dalam keluarga kami. Amin. (BDH)