Kujamah Jumbai Jubah-Nya

Renungan Senin 11 Februari 2019, Hari Orang Sakit Sedunia

Bacaan: Kej. 1:1-19Mzm. 104:1-2a,5-6,10,12,35cMrk. 6:53-56

Ke manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh. (Mrk. 6:56)

Kata sembuh berarti pulih dari sakit. Sehat jasmani dan sehat rohani adalah dua hal penting dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Setiap orang pasti pernah merasakan sakit, baik itu sakit jasmani maupun sakit rohani. Namun sakit jasmani lebih sering dirasakan dan terlihat, sedangkan sakit rohani seringkali kurang terlihat dan kurang disadari oleh yang sakit.

Saya teringat sewaktu saya menderita hyperthyroid, saya lebih memikirkan sakit jasmani yang saya rasakan, yaitu jantung berdebar, keluar keringat dingin dan berat badan turun drastis. Saya kurang memperhatikan sakit rohani saya waktu itu yaitu khawatir dan penuh kecemasan, yang mana artinya saya tidak percaya dan tidak mengandalkan Tuhan. Hal ini membuat saya tidak memiliki sukacita. Saya percaya saat itu Tuhan ingin saya penuh sukacita di dalam Dia, tidak khawatir, tidak cemas dan hanya percaya, serta mengandalkan dan berharap pada-Nya saja, agar saya sembuh secara rohani dan jasmani.  

Seperti pada bacaan injil hari ini, “supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.”  Iman percaya mereka sungguh luar biasa, dan nyata sekali bahwa semua yang menjamahnya menjadi sembuh. Iman percaya dan kesungguhan hati untuk mengandalkan dan berharap hanya pada-Nya, itulah yang Tuhan mau, sehingga kuasa Yesus sanggup menyembuhkan.

Doa: Tuhan Yesus, terima kasih, karena Engkau berkenan menjadi Tuhan Allah penyembuh bagi kami. Pulihkan kami dan sembuhkan kami dari segala sakit penyakit baik jasmani maupun rohani kami. Tambah iman percaya kami hanya kepada-Mu ya Yesus, agar kuasa-Mu menyembuhkan kami, sebab Engkaulah Tuhan dan Pengantara kami, kini dan sepanjang masa. Amin. (IJW)