Pelita Di Atas Kaki Dian

Renungan Kamis 31 Januari 2019

Bacaan: Ibr. 10:19-25Mzm. 24:1-2,3-4ab,5-6Mrk. 4:21-25

Lalu Yesus berkata kepada mereka: “Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian.” (Mrk. 4:21)

Fungsi pelita adalah untuk menerangi sekitarnya, maka harus diletakkan di atas kaki dian. Sebagai pembawa kabar baik fungsi kita juga sama, membawa terang Kristus kepada sesama di sekitar kita. Dengan melakukan kebaikan-kebaikan kita membawa terang itu kepada sesama.

Di dalam bacaan pertama kita mendengar dari surat kepada orang Ibrani, “Marilah kita saling memerhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam perbuatan baik“. Di sini jelas hendaknya kita selalu memperhatikan sesama kita dan saling memperhatikan dalam perbuatan baik. Di akhir bacaan pertama kita juga diminta untuk  tidak menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah umat. Dengan mendekatkan diri pada pertemuan-pertemuan ibadah umat, kita bisa semakin dekat sesama saudara seiman untuk mendengarkan sabda Allah dan mendapat kekuatan iman dari sharing pengalaman iman saudara kita. Jelas sekali di sini bahwa kita harus selalu menjadi pembawa kabar baik dan menjadi pelaku kebaikan, agar perbuatan baik kita menjadi terang bagi sesama, sehingga semakin banyak orang mengenal Kristus Sang Kebaikan itu sendiri.

Maka marilah kita membiasakan diri dalam berbuat kebaikan, sehingga kita bisa menjadi pembawa kabar baik bagi sesama kita dan menjadi terang bagi sesama di sekitar kita, seperti pelita yang bersinar di atas kaki dian. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih atas sabda-Mu yang telah kami dengarkan, semoga dengan mendengarkan sabda-Mu, kami semakin dikuatkan dalam melaksanakan tugas perutusan kami sebagai pembawa terang bagi sesama. Semoga dengan kesaksian hidup kami, semakin banyak orang mengenal terang kasih-Mu dan menjadi percaya dan memperoleh keselamatan, sebab Engkaulah Tuhan kami kini dan sepanjang masa. Amin. (FXG)