Memilih Jalan

Renungan Minggu 9 Desember 2018, Hari Minggu Adven II

Bacaan: Bar. 5:1-9Mzm. 126:1-2ab,2cd-3,4-5.6Flp. 1:4-6,8-11Luk. 3:1-6

MEMILIH JALAN

Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya. (Luk 3:4)

Pengalaman saya menuju ke rumah retret bermacam-macam. Ada yang jalannya lurus ada yang berkelok-kelok serta naik turun dengan tajam. Jalan yang berkelok-kelok ini sangat berbahaya dan beberapa kali terjadi kecelakaan di area tersebut.

Injil hari ini memberikan perintah bagi kita untuk mempersiapkan jalan bagi Tuhan. Aktor atau pelaku yang mempersiapkan jalan tersebut adalah diri kita sendiri bukan orang lain, bukan juga Tuhan. Perlu peran aktif dari kita secara pribadi.

Persiapkanlah jalan yang lurus, bukan yang berliku, berlekuk atau jalan yang naik turun dan berbahaya. Jalan yang bisa menyebabkan tergelincir harus diratakan agar menjadi jalan yang aman.

Bila jalan yang dimaksud dalam Injil ini adalah pola pikir dan tindakan saya, maka dalam refleksi kali ini:

  • Sudahkah pikiran dan hati saya berpusat kepada Sang Jalan itu sendiri, yaitu Tuhan Yesus dan bukan berpusat pada ego saya?
  • Sudahkah pilihan-pilihan dalam hidup saya memilih jalan yang lurus dan bukan jalan yang berpotensi menyebabkan saya dan orang lain tergelincir dan jatuh?

FSJ