Membuka Jalan Bagi Yang Lain

Renungan Senin 24 Desember 2018

Bacaan: 2Sam. 7:1-5,8b-12,16Mzm. 89:2-3,4-5,27,29Luk. 1:67-79

MEMBUKA JALAN BAGI YANG LAIN

Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi: Karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya. (Luk. 1:76)

Injil hari ini merupakan kidung agung Benedictus, ( terpujilah).  Lukas mengenakannya pada mulut Zakharia, suami Elisabet dan ayah Yohanes Pembaptis. Allah diluhurkan karena Ia telah mengunjungi umat-Nya dan membawa pembebasan, sebagaimana sudah dinubuatkan oleh para Nabi. Selanjutnya Zakharia berbicara tentang anak yang baru lahir “dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah yang Mahatinggi, karena, engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya, untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka.”

Apa yang dikatakan oleh Zakharia tentang Yohanes Pembaptis, berlaku juga bagi kita. Kita juga dipanggil untuk mendahului Tuhan guna mempersiapkan jalan-Nya bagi orang-orang lain. Masih banyak orang yang butuh mengenal jalan Tuhan, banyak orang yang membutuhkan keselamatan, pengampunan dosa, rahmat dan belas kasih Allah. Masih banyak orang yang membutuhkan cahaya yang akan membebaskan mereka dari kegelapan dan bahaya maut, agar mereka dapat mengalami damai sejahtera.

Kita semua menyadari betapa damai sejahtera sungguh dirindukan di dunia ini, dalam masyarakat kita, dalam keluarga kita dan bahkan dalam diri kita sendiri. Mari kita mohon agar Yesus Kristus Sang Raja Damai, sungguh datang dan tinggal di antara kita. 

Selamat Hari Natal 2018.

FX83