Undangan Allah

Renungan Selasa 6 November 2018

Bacaan: Flp. 2:5-11Mzm. 22:26b-27,28-30a,31-32Luk. 14:15-24

UNDANGAN ALLAH

Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang.” (Luk. 14:16)

Tidak sedikit orang yang menjadi bingung dan tidak tahu harus menjawab apa ketika ditanya, “Apakah tujuan hidup Anda?” Manusia mengejar dan mengejar banyak hal dalam hidup ini tanpa tahu apa sebetulnya tujuan hidup ini. Mereka berlarian tanpa tujuan, hanya mengikuti kesenangannya sendiri.

“Makna paling luhur martabat manusia terletak pada panggilannya untuk memasuki persekutuan dengan Allah. Sudah sejak asal mulanya manusia diundang untuk berwawancara dengan Allah.” (GS 19,1; KGK 27). Jadi tujuan hidup manusia adalah mengenal, mencintai dan bersekutu dengan Allah. Persekutuan dengan Allah merupakan kebahagiaan sejati setiap orang, namun ini jugalah yang sering dilupakan dan diabaikan banyak orang. Mengapa? Antara lain, karena kesombongannya. Hanya orang rendah hati yang sadar dan mengakui bahwa dirinya memerlukan Allah.

Allah mengundang semua oranguntuk masuk dalam perjamuan-Nya, ke dalam persatuan cinta dengan-Nya. Ia ingin semua orang bahagia.Ia memberikan tawaran akan kebahagiaan kepada kita semua dan kita bebas untuk mengatakan “ya” atau “tidak” terhadap tawaran-Nya itu. Kerendahan hati adalah jalan untuk menjawab “ya” kepada tawaran yang membawa kepada kebahagiaan ini. Kebahagiaan adalah suatu pilihan. Apa jawaban Anda?

Sr. M. Hanna, P.Karm.