Rahasia Kerajaan Surga

Renungan Kamis 22 November 2018

Bacaan: Why. 5:1-10Mzm. 149:1-2,3-4,5-6a,9bLuk. 19:41-44

RAHASIA KERAJAAN SURGA

Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya, kata-Nya: “Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu. (Luk. 19:41-42)

Yesus datang ke dunia untuk menuntun bangsa Israel supaya mereka mengalami damai sejahtera, menolong, membebaskan, memberitahu jalan menuju keselamatan. Yesus datang untuk membuka rahasia kerajaan Surga, tetapi mereka tidak mendengarkan-Nya.

Begitu juga dengan hidup saya dahulu, sejak dipermandikan saya tidak pernah membaca Kitab Suci, sehingga tidak mengerti Tuhan berbicara melalui sabda-Nya, tidak mengisi hidup saya dengan kehidupan rohani, tidak pernah mengikuti pembekalan yang diberikan oleh paroki. Hidup saya hanya disibukkan dengan hal-hal dunia saja, waktu habis dipakai untuk bekerja, sampai memiliki banyak harta. Akhirnya harta yang saya cari berpuluh-puluh tahun hilang juga. Saya mengalami kebangkrutan dan hidup saya berada dalam ambang kehancuran sampai putus asa dan ingin mengakhiri hidup saya. Semuanya menjadi tersembunyi bagi saya.

Sampai suatu saat, saya boleh mengalami pertolongan Tuhan dan mulai belajar sabda-Nya. Secara perlahan  sesuatu yang tersembunyi mulai menjadi lebih jelas. Saya mulai menata kembali hidup saya sudah hancur. Saya sudah tidak bisa mengembalikan waktu yang sudah hilang, namun saya masih bisa mengejar dengan waktu yang tersisa dalam bimbingan Tuhan Yesus.

Saya bersyukur pada akhirnya sesuatu yang tersembunyi bagi saya, akhirnya saya temukan. Terima kasih Tuhan Yesus atas pertolongan dan kesabaran serta kesempatan yang sudah saya terima. Semoga ke depannya saya tetap mampu mempertahankan kehidupan rohani saya, tetap setia, taat sampai akhir hidup saya.

Bapa di surga, saya bersyukur atas sabda-Mu hari ini di mana saya Kau ingatkan untuk melakukan ajaran-Mu. Ampuni segala kelalaian dan segala dosa saya. Bantulah ya Bapa supaya saya tetap setia menjadi anak-Mu, mengalami damai suka cita dalam kondisi apapun. Tuhan Yesus memberkati. (KSM)