Hidup Suci Sebagai Anak Allah

Renungan Kamis 1 November 2018, Hari Raya Semua Orang Kudus

Bacaan: Why. 7:2-4,9-14Mzm. 24:1-2,3-4ab,5-61Yoh. 3:1-3Mat. 5:1-12a.

HIDUP SUCI SEBAGAI ANAK ALLAH

Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. (Mat. 5:9)

Puji Tuhan, kita harus bersyukur memperoleh anugerah dari Tuhan Yesus Kristus, karena berkat kasih karunia Bapa di surga, sehingga kita bisa disebut sebagai anak-anak Allah. Dunia tidak mengenal kita, sama seperti dunia tidak mengenal Yesus. Tetapi sekarang, ketika kita mengimani Yesus Kristus, kita menjadi tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia. 

Di dunia sekarang ini, betapa pun kesulitan dan penderitaan hidup yang kita alami, kita harus tetap bertahan seperti yang Yesus ajarkan. Yesuslah Sang Firman, dan kita harus pegang terus firman-Nya.

Pegang kata-kata Yesus mengenai “berbahagia”. Kita sudah mendapat anugerah hidup, maka firman mengatakan jangan takut, jangan khawatir, apakah dengan kekhawatiran, kita bisa menambah sehasta hidup kita?

Meskipun kita diejek, dihina, dikejar-kejar, dianiaya, difitnah karena iman kita pada Kristus, kita tetap menjaga diri berbahagia. Yang kita selalu upayakan adalah kita berusaha hidup suci dalam Tuhan.

Setiap hari kita perlu berdoa kepada Bunda Maria, Ratu para Orang Kudus, agar Bunda Maria bersama para Orang Kudus mendoakan kita yang masih berjuang hidup di dunia yang banyak suka-dukanya, berani setia, taat, tabah dalam hidup ini. Dan kita juga berdoa kepada Tuhan Yesus, agar diberi kekuatan, hikmat kebijaksanaan untuk menghadapi hidup di dunia ini, sambil menantikan kebangkitan badan kelak.

Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu. (Mat. 5:12)

Doa: Ya Tuhan Yesus, turunkanlah rahmat kasih-Mu, agar usaha, kerja dan pelayanan kami berkenan kepada-Mu, sehingga bila Kristus menyatakan diri-Nya dalam kemuliaan-Nya, kami bisa menjadi serupa dengan Dia terjalin dalam kesatuan Roh yang sempurna. Terpujilah Kristus Yesus Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa, sekarang dan selama-lamanya. Amin. (VDP)