Waktu Terbatas

Renungan Sabtu 27 Oktober 2018

Bacaan: Ef. 4:7-16Mzm. 122:1-2,3-4a,4b-5Luk. 13:1-9

WAKTU TERBATAS

Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia! (Luk. 13:8-9)

Injil hari ini menegaskan bahwa waktu adalah salah satu komponen yang berharga bagi kita. Kita adalah seumpama pohon yang ditanam dan Allah bersama pekerjanya selalu berusaha memberikan berbagai macam sarana untuk kita agar kita bisa bertumbuh dan berbuah. Memang pohon itu sudah bertumbuh namun belum berbuah. Dan ada batasan waktu yang telah ditentukan bagi kita untuk menghasilkan buah itu.

Berbuah adalah menghasilkan sesuatu yang manis yang dapat dirasakan oleh orang lain di sekitar kita, mulai dari keluarga, teman dan tetangga kita. 

Sudahkah kita berbuah? 

Marilah kita selalu memohon kepada Allah agar diberi rahmat untuk menghasilkan buah di dalam kehidupan kita yang terbatas ini. Tuhan Yesus memberkati. (FSJ)