Tanda Dari Tuhan

Renungan Senin 15 Oktober 2018

Bacaan: Gal. 4:22-24,26-27,31-5:1Mzm. 113:1-2,3-4,5a,6-7Luk. 11:29-32;

TANDA DARI TUHAN

Ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.” (Luk. 11: 29)

Manusia adalah makhluk yang lemah dan mempunyai banyak keterbatasan. Manusia memerlukan tanda, yaitu sesuatu yang bisa ditangkap secara lahiriah untuk membantu memastikan sesuatu. Tanda yang dimaksud seperti melihat yang sakit disembuhkan baru percaya, mendengar khotbah sampai terharu dan mengeluarkan air mata. Dengan tanda yang tampak maka kita akan mengatakan bahwa Tuhan sungguh hadir. Apabila tidak menangis, apakah Tuhan tidak hadir?

Tanda lain yang sering kita alami yaitu saat didoakan badan terasa panas, bergetar dan rebah. Dengan tanda itu kita mengatakan bahwa kita dijamah Tuhan. Kalau tidak merasa apa-apa, apakah tidak dijamah Tuhan?

Kalau masalah kita tidak kunjung selesai maka kita mulai meragukan Tuhan dan muncul pertanyaan di dalam diri kita apakah Dia mendengar doa kita?

Kita perlu belajar dari Bunda Teresa dari Kalkuta yang terus melangkah meski dia mengatakan bahwa dia berada dalam kegelapan dan Beliau tidak menuntut bukti baru percaya.

Beranikah kita hari ini terus mencari Tuhan meski berjalan dalam lorong yang gelap dan tidak ada tanda kehadiran-Nya? Roh Kudus tolonglah kami yang kurang percaya ini. Amin. (AFW)