Siapa Aku Ini

Renungan Minggu 16 September 2018, Hari Minggu Biasa XXIV

Bacaan: Yes. 50:5-9aMzm. 116:1-2,3-4,5-6,8-9Yak. 2:14-18Mrk. 8:27-35

SIAPA AKU INI

Ia bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Petrus: “Engkau adalah Mesias!” (Mrk. 8:29)

Shalom, 

Ketika Yesus bertanya kepada murid-Nya, siapakah Dia, para murid menjawab bahwa ada yang mengatakan Yesus adalah Yohanes Pembaptis, Elia dan ada pula yang mengatakan seorang dari para Nabi. Setelah mendengar jawaban para murid tentang siapa Dia menurut orang, maka Yesus bertanya kepada murid-Nnya, menurut mereka siapakah Dia. Petrus menjawab bahwa Yesus adalah Mesias.

Seandainya Yesus bertanya kepada kita, siapakah Dia bagi kita, jawaban apa yang akan kita berikan kepada-Nya? Banyak dari kita yang segera menjawab bahwa Yesus adalah Tuhan, Juru Selamat, Anak Allah dan sebagainya. Tetapi ada juga yang diam dan bingung harus menjawab apa. Karena secara umum memang Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat, Putra Allah yang maha tinggi. Tetapi secara pribadi, benarkah Yesus sudah menjadi Tuhan dan Juru Selamat?

Memang benar Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat, tetapi secara pribadi kita perlu berelasi lebih dalam agar kita bisa menyadari, bahwa Yesus benar-benar Tuhan dan Juru Selamat. Banyak dari kita yang mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat, tetapi dalam kehidupan sehari-hari belum menunjukkan kalau sudah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Jika kita sudah menerima-Nya, maka seharusnya ketuhanan Yesus sudah memengaruhi kehidupan kita. Yesus Sang Juru Selamat seharusnya sudah membuat hidup kita damai sejahtera dan penuh suka cita. Tidak ada lagi kecemasan dan kekhawatiran. Karena segala kekhawatiran dan kecemasan kita sudah diangkat dan dihapus oleh darah Yesus yang tercurah di kayu salib. Seperti yang dikatakan oleh Rasul Yakobus, iman tanpa perbuatan adalah mati. Kita percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat tetapi jika itu tidak mengubah dan memengaruhi hidup kita maka bisa dikatakan kita beriman tanpa perbuatan yang pada hakekatnya adalah mati.

Marilah kita sadari apa yang sudah kita lakukan sebagai murid-murid Kristus yang sudah ditebus dan diselamatkan oleh Yesus. Setiap orang yang mau mengikuti Dia haruslah menyangkal diri, memikul salib-Nya, dan mengikuti Dia. Sudahkah kita menyangkal diri? Sudahkah kita memikul salib kita? Mari kita mengikuti Dia, karena Dia-lah Tuhan dan Juru Selamat kita. (FXG)

Image result for mark 8:29