Indahnya Rahmat Ilahi

Renungan Rabu 27 September 2018, Peringatan Wajib St. Vinsensius A Paulo

Bacaan: Pkh. 1:2-11; Mzm. 90:3-4,5-6,12-13,14,17; Luk. 9:7-9

INDAHNYA RAHMAT ILAHI

Kesia-siaan belaka, kata Pengkhotbah, kesia-siaan belaka, segala sesuatu adalah sia-sia. (Pkh. 1:2)

Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan teguhkanlah perbuatan tangan kami, ya, perbuatan tangan kami, teguhkanlah itu. (Mzm. 90:17)

Shalom para Sahabat yang dikasihi Tuhan Yesus.

Hari ini kita memperingati orang kudus St. Vinsensius a Paulo, seorang imam yang kudus, pengaku iman yang luar biasa. Meskipun lahir dan dibesarkan dalam keluarga miskin, semangat untuk belajar dan mengutamakan Tuhan selalu menggelora di dalam batinnya. Dia selalu mengajarkan kebajikan-kebajikan iman kristen, mendorong orang untuk sering menerima Komuni Kudus dan hidup dalam cinta kasih. Dia selalu melayani orang miskin, orang sakit dan mendirikan perkumpulan cinta kasih. 

“Pelayanan kepada kaum miskin harus diutamakan melebihi segala dan dilaksanakan segera tanpa menunda.”
(St. Vinsensius a Paulo)

Seringkali kita melakukan pekerjaan ataupun pelayanan berdasarkan hati dan pikiran kia sendiri. Pengkhotbah mengingatkan kita bahwa hal itu akan sia sia. Pemazmur mengingatkan bahwa segala sesuatu yang kita terima dalam hidup ini semuanya karena kemurahan Tuhan.

Saya renungkan betapa luar biasa kasih Tuhan yang sudah memilih saya dan menempatkan saya tinggal di desa, yang dulu tidak pernah saya pikirkan. Sebelumnya saya hidup di kota dan saya mempunyai kursus dengan murid yang banyak, di mana saya mempunyai kehidupan duniawi yang lebih besar daripada kehidupan rohani. Ternyata itu semua sia-sia, hanya perasaan senang yang ada.

Sekarang saya sungguh bersyukur kepada Tuhan karena memanggil saya untuk hidup melayani Tuhan. Saya berusaha melayani sepenuh hati sehingga saya boleh mengalami sukacita berlimpah ruah, tidak ada rasa khawatir atau takut. Saya menyadari bahwa tanpa campur tangan Tuhan segala sesuatu adalah sia-sia. 

Marilah kita senantiasa bersyukur atas rahmat Ilahi yang indah dalam hidup ini. 

Doa: Terima kasih Tuhan atas rahmat-Mu yang sungguh indah dalam hidup saya. Terima kasih Tuhan atas kemurahan-Mu di sepanjang hidup saya. Curahkanlah Roh Kudus untuk meraja di dalam hati agar saya lebih peka untuk menolong orang yang miskin dan menderita dan untuk membawa lebih banyak orang kepada-Mu. Terima kasih Tuhan saya boleh mengalami indahnya rahmat-Mu. Amin. (MGND)

Image result for God's grace