Hikmat Allah

Renungan Selasa 19 September 2018

Bacaan: 1Kor. 12:31-13:13; Mzm. 33:2-3,4-5,12,22; Luk. 7:31-35

HIKMAT ALLAH TURUN ATAS ORANG YANG TERBUKA DAN RENDAH HATI

Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya. (Luk. 7:35)

Yohanes Pembaptis dan Yesus menyerukan pertobatan, tetapi banyak orang berargumen untuk menolak ajakan pertobatan ini dengan berbagai alasan. Sampai sekarang pun, untuk mengajak orang bertobat tidak mudah, seribu alasan diajukan, bahkan yang paling rasional untuk menutupi kekerasan hatinya, yang tidak mau menanggung risiko, takut berubah, dan takut meninggalkan kehidupan lama.

Lewat bacaan 1 Kor. 13:1-13, hanya kasih Tuhan Yesus yang menggempur kekerasan hati dan ketertutupan hati manusia, sehingga hikmat Tuhan masuk ke dalam hati manusia yang sudah mau terbuka dan rendah hati di hadapan Tuhan.

Ketika rumah nyaman yang sudah saya tinggali 38 tahun terasa terlalu besar bagi kami berdua, saya ingin menjualnya dan mau tinggal di apartemen saja. Secara rational logis saya mengajukan persyaratan bahwa harus memiliki 3 kamar, tidak boleh lebih tinggi dari lantai 10. Broker mencarikan sampai hampir 20 apartemen kami tak menemukan kecocokan, ada saja yang tidak berkenan di hati. Suatu hari, broker datang dan dengan lembut ia berkata: “Coba saja ya, meskipun ini di lantai 23, lihat-lihat saja, mungkin cocok dengan seleranya, Om.” Mendengar itu, saya merasa kasihan kepadanya, saya ingin menurutinya pergi naik lift ke lantai 23. Masuk ruang apartemen ini, ada perasaan kelegaan, nyaman, tidak sumpek. Saya duduk di sofanya, melihat sekitar ruangan, dan berdiri di teras memandang panorama indah dari ketinggian kurang lebih 70 meter dari atas tanah. Kami berdua merasa nyaman dan lega, kamarnya hanya satu, tetapi ada 2 kamar mandi, ada dapur indah, ada meja makan bagus, ada 2 televisi besar di ruang keluarga dan di kamar, kulkas, dispenser dan yang paling mencengangkan adalah semua perabot itu baru. Sepertinya khusus untuk kami tinggali.

Tanpa terasa, sekarang kami sudah tinggal di sini hampir 4 tahun. Kerasan dan nyaman. Singkat kata Tuhan turunkan hikmat-Nya ketika kami mau membuka hati dan mau rendah hati ingin mengasihi broker ini yang sudah bersusah payah menunjukkan hampir 20 apartemen. Terima kasih Tuhan Yesus yang memberi kehidupan baru bagi kami. Terpujilah Engkau ya Yesus.

Doa: Terima kasih Tuhan Yesus akan hikmat-Mu yang mengiringi kasih-Mu bagi kami anak-anak-Mu yang membuka hati dan mau rendah hati di hadapan-Mu dan sesama kami. Terpujilah Engkau, sekarang dan selama-lamanya. Amin.

Tuhan memberkati kita semua.
Vincent A. Dipujugo

Related image