Rendah Hati dan Peduli Sesama

Renungan Selasa 14 Agustus 2018

Bacaan: Yeh. 2:8-3:4Mzm. 119:14,24,72,103,111,131Mat. 18:1-5,10,12-14

RENDAH HATI DAN PEDULI SESAMA

Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Mat. 18:3)

Shalom para sahabat terkasih pada hari ini kita merayakan martir St. Maksimillianus Maria Kolbe, seorang imam yang rendah hati dan peduli dengan sesama.

Saya renungkan betapa luar biasanya seorang imam yang dalam kondisi susah di penjara, masih mau peduli dengan orang lain bahkan St. MM Kolbe ini mau menggantikan seorang sersan yang dihukum mati dan sersan tersebut mempunyai anak istri. Jadi dia rela berkorban supaya sersan tersebut tetap hidup. Betapa luar biasa kepeduliannya.

Saya renungkan bacaan Injil hari ini, Tuhan Yesus mau supaya saya jadi seperti anak kecil yang lugu, polos, tenang, rendah hati dan  menggantungkan diri kepada orang tuanya.

Tuhan Yesus juga mau supaya saya peduli terhadap orang lain, tidak egois, rela menolong sesama, seperti seorang gembala yang mencari satu ekor domba yang sesat.

Saya renungkan, apakah  selama ini sebagai seorang pewarta, pengajar, ibu rumah tangga dan istri, saya sudah bisa melakukan apa yang Tuhan Yesus mau untuk saya lakukan? 

Bagi saya, untuk melakukan seperti dua perumpamaan yang tampaknya sederhana ini ternyata memerlukan proses, perjuangan dan pengorbanan. Memerlukan kuat kuasa Roh Kudus untuk memampukan saya.

Doa: Terima kasih Tuhan Yesus karena Engkau mengingatkan saya untuk menjadi seperti anak kecil dan seperti seorang gembala yang senantiasa rendah hati dan juga senantiasa peduli sesama. Curahkan Roh Kudus masuk dan meraja di dalam hati saya. Juga berkatilah semua pengajar SEP/KEP supaya semakin rendah hati dan peduli sesama. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin. (MGND)

Hasil gambar untuk matthew 18:3