Pukatnya Tuhan

Renungan Kamis 2 Agustus 2018

Bacaan: Yer. 18:1-6Mzm. 146:2abc,2d-4,5-6Mat. 13:47-53

PUKATNYA TUHAN

Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama pukat yang dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan berbagai-bagai jenis ikan. (Mat. 13:47)

Hari ini Yesus mengajar kita untuk menjadi pukat yang bisa menangkap banyak ikan. Sebagai penjala manusia, tidak dapat memilih kapan dan kepada siapa kita memberitakan injil. Dengan kata lain, seruan injil ditujukan kepada semua orang tanpa membedakan suku, latar belakang dan pendidikan. Kita hendaknya pergi dan melakukan tugas kita sehari-hari, memberi  kesaksian kepada teman-teman, saudara, siapapun dia. Pukat di sini dalam artian memberi pengajaran dan teladan hidup baik dalam Tuhan, untuk itu hidup kita hendaknya juga bersedia untuk dididik oleh Roh Allah setiap harinya. Keluargalah yang menjadi dasar utama dalam kesiapan kita untuk dididik oleh Allah sendiri. Setelah itu kita menjadi pendidik dalam hidup sehari-hari menuju kepada kedewasaan iman dan pribadi kita sehingga orang lain akan bisa tertarik dan mampu melihat apa yang kita lakukan.

Bagaimana dengan keluarga kita selama ini? Apakah sudah mencerminkan pukat yang bisa menampung banyak orang untuk datang kepada-Nya? Ataukah malah menjadi tempat yang dihindari oleh orang karena tidak menarik? Tuhan memberkati kita semua. (LF)

See the source image