Harta Terpendam

Renungan Rabu 1 Agustus 2018

Bacaan: Yer. 15:10,16-21Mzm. 59:2-3,4-5a,10-11,17-18Mat. 13:44-46

HARTA TERPENDAM

Sejak awal penciptaan, Allah ingin agar kita hidup bahagia. Satu-satunya cara agar manusia bahagia adalah dengan masuk ke dalam Kerajaan yang Allah pimpin, yaitu Kerajaan Allah. Yesus Kristus dalam Injil hari ini menegaskan kembali betapa berharganya dan bahagianya saat seseorang itu mendapatkan Kerajaan Allah.

“Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.  (Mat. 13:44)

Kerajaan Allah (Allah yang menjadi Raja) sangat berharga dan lebih berharga daripada apapun yang kita miliki. Karena itu kita perlu menjual, menyingkirkan segala milik kita, ego kita, keinginan dan kepentingan yang tidak menjadikan Allah sebagai Raja, dari hidup kita. 

Sebagai refleksi, sudahkah kita menghabiskan waktu lebih banyak untuk Allah, untuk pekerjaan-Nya daripada untuk diri sendiri? 

Sudahkah kita melakukan segala pekerjaan atau panggilan Tuhan dengan kasih, sebagai wujud bahwa Allah sudah meraja dalam hati kita? 

FS

Hasil gambar untuk matthew 13:44