Berdoa Dengan Firman Allah

Renungan Rabu 8 Agustus 2018, Peringatan Wajib St. Dominikus Pendiri Ordo Pengkotbah

Bacaan: Yer. 31:1-7; MT Yer. 31:10,11-12ab,13Mat. 15:21-28

BERDOA DENGAN FIRMAN ALLAH

Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: “Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita.” (Mat. 15:22)

Shalom Sahabat-sahabat SEP dan KEP.

Dalam bacaan pertama, kita diingatkan tentang Allah yang senantiasa menunjukkan kasih setia-Nya yang abadi kepada Israel, memulihkan, memelihara dan menolong hidup mereka. Sehingga di mazmur tanggapan, mereka dengan penuh sukacita bersaksi akan hal ini kepada sesamanya.

Dalam bacaan Injil hari ini, kita bisa belajar dari wanita Kanaan yang mengalami kasih dan kuasa Tuhan Yesus yang menyembuhkan anak dari si wanita Kanaan ini yang kerasukan setan, dengan datang kepada Yesus, mengenal siapa Yesus itu, menyembah Yesus, meminta pertolongan kepada Tuhan Yesus, rendah hati dan pantang menyerah dengan segala tantangannya.

Kita bisa belajar dari bacaan liturgi hari ini, agar semakin mengenal Allah, mengalami kasih, pemeliharaan dan pertolongan-Nya yang menyelamatkan, dengan pertama-tama menjadikan Firman Allah ini sebagai doa.

Perlu kita sadari, oleh pembaptisan, maka ada satu sisi Ilahi yang Allah berikan ke dalam hidup kita, hidup di dalam rahmat-Nya, hidup yang mengatasi segala kelemahan manusiawi kita. Untuk itu kita perlu memiliki iman. Firman Allah yang kita resapkan, hayati dan hidupi, akan menumbuhkan iman kita. Dan Firman Allah itu akan mengerjakan dalam hidup kita akan apa yang Allah kehendaki. Maka kita mengawalinya dengan membaca dan mendoakan Firman Allah ini.

Doa: Allah Bapa di Surga, aku sungguh bersyukur, melalui bacaan liturgi hari ini, aku semakin mengenal Dikau, yang telah menunjukkan kasih-Mu kepada Israel. Aku percaya, kasih setia-Mu yang abadi juga senantiasa Dikau curahkan atas kami anak-anak-Mu ini, sehingga hidup kami Dikau pulihkan, pelihara dan tolong. Kami dengan penuh sukacita bersaksi akan hal ini kepada sesama kami.

Belajar dari si wanita Kanaan ini, aku juga rindu agar kami semua senantiasa mengalami kasih dan kuasa-Mu dalam hidup kami. Saat ini aku datang kepada-Mu untuk dapat semakin mengenal-Mu, menyembah-Mu, dan hanya meminta pertolongan kepada-Mu atas segala permasalahan yang kami hadapi, aku mau merendahkan diriku di hadapan-Mu. Tambahkanlah kepada kami iman yang berpengharapan kepada-Mu, iman yang tak tergoyahkan oleh apapun, sehingga kami pantang menyerah dalam menghadapi tantangan dalam bentuk apapun yang terjadi dalam kehidupan kami. Oleh belaskasih-Mu, kami mengalami pertolongan-Mu, mengalami kasih-Mu yang membebaskan, melepaskan dari segala yang jahat, kasih-Mu yang menyembuhkan, memulihkan, sehingga kami menjadi saksi-Mu yang membawa keselamatan kepada sesama dan hanya nama-Mu yang dipermuliakan.

Allah Roh Kudus, Dikaulah yang memiliki, memenuhi dan memimpin seluruh hidup kami, baik dalam kehidupan pribadi, berkeluarga, studi, pekerjaan, menggereja, bermasyarakat dan dalam seluruh sisi hidup kami, sehingga kami berkenan dan menyenangkan hati Bapa. Demi Kristis Tuhan kami. Amin. (HLTW)

Hasil gambar untuk matthew 15:22