Tergerak

Renungan Minggu 22 Juli 2018

Bacaan: Yer. 23:1-6Mzm. 23:1-3a,3b-4,5,6Ef. 2:13-18Mrk. 6:30-34

TERGERAK

Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka. (Mrk. 6:34)

Betapa bersemangatnya orang-orang banyak itu ingin berjumpa dengan Yesus. Tidak peduli dengan jarak jauh dan medan sulit yang harus ditempuh. Mereka tentunya lelah, lapar dan haus. Apalagi bagi mereka yang membawa istri dan anak-anaknya tentu tantangannya semakin berat. Tapi itu semua tidak menyurutkan langkah mereka yang haus dan rindu akan idola mereka.

Hal inilah yang ditangkap oleh Yesus. Ia memang melihat mereka kepanasan dan kelelahan tapi dengan kelembutan hati-Nya, Ia justru dapat  merasakan kebutuhan yang sesungguhnya yaitu tuntunan seorang Gembala. Sehingga Ia mengajarkan banyak hal untuk membekali sekaligus memuaskan kerinduan mereka. Dan mereka pun masih mendapatkan bonus makanan yang mengenyangkan (dalam kisah selanjutnya mengenai lima roti dua ikan). Para pengikut-Nya tentu tidak pernah terpikir untuk diberi makanan gratis di tempat terpencil, apalagi jumlah mereka lebih dari lima ribu orang.

Betapa luar biasanya Allah kita yang penuh belas kasih. Ia sangat mengerti kebutuhan kita dan Ia penuhkan semuanya sampai dengan hal-hal yang tidak kita pikirkan. Dia memang sungguh-sungguh Gembala Yang Baik sehingga kita tak kan pernah kekurangan (Mzm. 23).

Bagaimana dengan kita? Apakah kita semakin setia mengikuti-Nya? Apakah semakin semangat, haus, dan rindu pada-Nya? (LO)

Related image