Kesembuhan Batin

Renungan Kamis 5 Juli 2018

Bacaan: Am. 7:10-17Mzm. 19:8,9,10,11Mat. 9:1-8

KESEMBUHAN BATIN

Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.” (Mat. 9:2)

Hari ini saya bersyukur karena Tuhan Yesus mengingatkan diri saya akan perlunya kesembuhan batin terlebih dahulu bagi setiap orang yang menderita sakit. Karena dosa, manusia mengalami penderitaan. Dosa juga membuat relasi manusia dengan Allah terputus, dan manusia mengalami hidup fana selama berada di dunia ini.

Karena  itu ketika Tuhan Yesus melihat orang yang sakit lumpuh dan imannya, serta iman orang-orang yang membawanya kepada-Nya, Ia terlebih dahulu menyembuhkan batinnya. “Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.” (ayat 2). Setelah memberikan kesembuhan batin, Tuhan Yesus kemudian memberikan kesembuhan fisik. “Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!” (ayat 6) sehingga orang yang lumpuh itu mampu berjalan.

Apa yang dilakukan Tuhan Yesus dengan memberikan kesembuhan batin terlebih dahulu, juga diberikan kepada almarhum kakak saya. Ketika beliau sakit dan dinyatakan tidak dapat disembuhkan, maka kakak ipar dan para keponakan serta kami keluarga besar bertekun memohon agar kakak saya dapat dikuatkan untuk menanggung sakit yang dideritanya. Tentu saja kami juga berharap ada keajaiban, kakak saya dapat sembuh secara fisik.

Memang Tuhan Yesus tidak memberikan kesembuhan fisik kepada kakak saya. Namun kesembuhan batin yang diberikan-Nya, ternyata dapat mengubah dan menumbuhkan iman kakak saya. Dia begitu yakin bahwa Tuhan Yesus sangat mengasihi dirinya. Yang luar biasa, dia sungguh-sungguh mempunyai iman yang hidup. Meskipun dia mengetahui penyakitnya  tidak dapat disembuhkan namun dia percaya penuh bahwa Tuhan Yesus sungguh-sungguh mencintainya dan tidak pernah akan meninggal dirinya.

Bapa yang ada di dalam Surga. Saya mengucapkan syukur dan terima kasih kepada-Mu untuk firman yang Engkau berikan pada hari ini. Sungguh Firman hari ini mengingatkan diri saya akan pentingnya kesembuhan batin sebagai jalan bagi kesembuhan fisik. Pagi ini saya juga bersyukur karena Engkau sendiri telah memberi kuasa kepada Gereja-Mu sarana penyembuhan batin bagi setiap anak-Mu yang membutuhkan, terutama melalui Sakramen Ekaristi, Sakramen Pengakuan Dosa dan Sakramen Pengurapan orang sakit. Dorong selalu hatiku Bapa, agar dapat senantiasa setia untuk menerima Sakramen Ekaristi dan Sakramen Pengakuan Dosa sebagai sarana penyembuhan batin. Amin.

Tuhan memberkati.

Set

Related image