Kami Lebih Baik

Renungan Selasa 10 Juli 2018

Bacaan: Hos. 8:4-7,11-13Mzm. 115:3-4,5-6,7ab-8,9-10Mat. 9:32-38.

KAMI LEBIH BAIK

Tetapi orang Farisi berkata, “Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan.” (Mat. 9:34)

Membaca sabda Tuhan hari ini mengingatkan saya ketika di awal-awal pertobatan pribadi dan mulai masuk dalam pelayanan, saya melihat ada kelompok-kelompok lain di luar kelompok saya yang mengadakan penginjilan dengan cara yang berbeda. Dari metode mereka ditambah dengan orang-orang yang terlibat di dalamnya, dalam hati saya mengatakan, “Mereka menggunakan teknik-teknik psikologi, maka orang-orang ini bukan mengalami pertobatan tetapi hanya euforia sesaat.”

Para Ahli Taurat tidak dapat mengakui Yesus dan bahkan menyangkal kuasa-Nya, karena Yesus bukan dari kelompok mereka. Bukan hanya karena Yesus mengajarkan sesuatu yang tidak sama dengan mereka, tetapi lebih dari itu mereka sudah “tidak suka” pada Yesus.

Ketika kita “tidak suka” terhadap tindakan atau kepribadian seseorang, maka apapun yang dilakukan oleh seseorang tidak pernah benar bagi kita, semua perbuatannya meskipun itu merupakan kebaikan kita bisa menganggapnya sebagai motif tersembunyi.

Tuhan hari ini kembali menyadarkan saya agar tidak menganggap kelompokku adalah yang terbaik dan saya juga harus membuang semua stigma dan asumsi pada seseorang agar dapat melihat dan memahami tindakannya dengan benar.

Doa: Tuhan, aku mau selalu belajar untuk rendah hati sehingga dapat terbuka akan kehadiran dan karya-Mu baik melalui hidupku maupun orang-orang yang tidak sepaham dengan aku. (FH)

Image result for matthew 9:32-38