Hal Kerajaan Sorga

Renungan Senin 30 Juli 2018

Bacaan: Yer. 13:1-11; MT Ul. 32:18-19,20,21Mat. 13:31-35

HAL KERAJAAN SORGA

Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: “Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya. (Mat. 13:31)

Yang ada dalam bayangan saya, bahwa Kerajaan Sorga itu adalah sebuah kerajaan yang nyaman keadaannya, semua serba mewah, indah, semua serba ada, segala sesuatu tersedia. Sehingga banyak orang menginginkan untuk bisa masuk dalam Kerajaan Sorga. 

Perumpamaan yang Yesus berikan hari ini tentang Kerajaan Sorga, membuat saya berpikir, mengapa biji sesawi yang katanya adalah benih yang terkecil dari segala benih yang ada, tetapi bila sesawi itu sudah bertumbuh, maka burung-burung pun dapat bernaung di dahan, dengan nyaman, karena kerindangan daunnya yang lebar. Jadi, Kerajaan Sorga adalah sebuah suasana, bukan tempat, seperti yang saya bayangkan selama ini.

Seperti halnya kehidupan manusia lama saya dulu, di mana saya selalu mencari kelimpahan materi. Namun setelah semua saya dapatkan, bukan menjadikan saya hidup nyaman dalam kelimpahan materi, bahkan di dalam mengupayakannya saja, saya selalu dalam keadaan tidak nyaman. Saya menjadi sering marah, banyak orang menjadi takut dengan dengan saya, bahkan anak-anak saya. Di dalam hati saya tidak ada kasih, hati selalu cemas, kecewa dan akhirnya jatuh sakit.

Di saat sakit, Tuhan menuntun saya untuk boleh melihat Kerajaan Sorga melalui penyembuhan dan komunitas. Puji Tuhan, sekarang walaupun saya tidak tidak berkelimpahan materi, tetapi hati dipenuhi rasa damai, sukacita dan bahkan saya bisa berbagi berkat kepada sesama dengan cara mewartakan mengenai Kerajaan Sorga. 

Doa: Tuhan Yesus, terima kasih atas bimbingan-Mu melalui Roh Kudus yang Kau berikan bagiku, sehingga aku boleh mengalami Kerajaan Sorga yang sesungguhnya sejak di bumi ini. Amin. (HFS)

Image result for matthew 13:31