Ya atau Tidak

Renungan Sabtu 16 Juni 2018

Bacaan: 1Raj. 19:19-21Mzm. 16:1-2a,5,7-8,9-10Mat. 5:33-37

YA ATAU TIDAK

“Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan:tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat” (Mat. 5:37)

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata-kata untuk mengungkapkan isi hati atau pikiran kita. Dengan kata-kata, kita membuat komitmen, keputusan-keputusan, hal-hal penting yang akan kita laksanakan.

Firman Tuhan hari ini mengajarkan kepada kita agar apa yang kita ucapkan haruslah selaras dengan tindakan kita. Jika kita mengatakan ya, haruslah benar-benar berarti ya. Demikian pula sebaliknya, jika kita katakan tidak, benar-benar bermakna tidak. Hal ini bukan hanya dalam kata atau janji yang kita ucapkan. Kita sering diingatkan oleh Roh Kudus dalam hal mengungkapkan perkataan ini. Kita sudah menjawab “ya” dalam panggilan kita sebagai umat Allah. Hendaknya “ya” yang kita ucapkan itu juga tercermin dalam tindakan kita.

Seperti dalam bacaan pertama, Elisa telah menjawab “ya” pada nabi Elia, dan Elisa menepati janjinya dengan meninggalkan pekerjaannya dan orang tuanya untuk mengikuti Elia. Demikian juga dalam Mzm. 16:5b, “Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku”, hal ini merujuk pada panggilan perutusan kita. Kita sebagai orang awam menerima panggilan perutusan dari Tuhan yaitu sebagai nabi, raja, dan imam. Dan kita pun telah menjawab “ya” pada panggilan ini saat kita dibaptis. Maka kita pun wajib menepati janji kita kepada Tuhan dengan menjadi murid yang setia dan taat dalam tindakan dan kata-kata kita.

Semoga Roh Kudus senantiasa membimbing kita menjadi murid-murid Kristus yang membawa sukacita dan damai sejahtera. Amin. (DL)

Hasil gambar untuk matthew 5:37