Mencari Kehendak Allah

Renungan Sabtu 2 Juni 2018

Bacaan: Yud. 17.20b-25Mzm. 63:2,3-4,5-6Mrk. 11:27-33

MENCARI KEHENDAK ALLAH

Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu. Selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api. Tetapi tunjukkanlah belas kasihan yang disertai ketakutan kepada orang-orang lain juga, dan bencilah pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa. (Yud 1:22-23)

Sahabat SEP/KEP terkasih,

Hidup ini selalu dihadapkan dengan banyak pilihan. Jalan mana dan keputusan mana yang harus kita ambil, sering membuat kita bimbang dan ragu karena memikirkan risikonya. Masalah yang datang silih berganti terkadang memaksa kita untuk memilih jalan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan bahkan mungkin kita tidak berani memutuskan apa-apa, mengikuti arus, mengalir saja, kita berkata ‘terserah apa maunya, terserah kamu saja’. Ada orang yang punya rencana untuk bercerai dengan mengatakan ‘terserah yang di atas’, seolah-olah rencananya tersebut direstui oleh Tuhan. Itulah manusia lama kita.

Namun bersyukur sekali bahwa melalui Sentra Evangelisasi Pribadi (SEP) dan Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP), kita mendapatkan pengajaran dan bimbingan Tuhan, baik melalui pengajaran di kelas, seminar, retret dan Lectio Devina, sehingga akal budi dan hati nurani kita semakin dipenuhi dan dikuasai oleh firman Allah. Benih firman itu tumbuh dari hari ke hari dan kuasa-Nya bekerja menuntun kita sehingga kita menjadi manusia rohani yang dewasa dalam iman, mantap dan tidak ragu untuk mengambil keputusan yang berkenan di mata Tuhan. Saat kita mencari kehendak Allah, kita menemukan-Nya.

Kita yang telah mengalami belas kasih Allah sehingga tidak ragu untuk mempercayakan hidup kita dalam tangan Tuhan, maka marilah kita tiada lelah menjadi berkat dengan menunjukkan belas kasih kepada mereka yang masih ragu-ragu sehingga mereka pun mengalami hidup yang diselamatkan dari api, tanpa ragu-ragu menolak dosa dan kejahatan dan memilih jalan yang berkelimpahan melalui Tuhan Yesus.

Refleksi:

Apakah aku lebih fokus pada pelayanan yang berhasil atau pada buah-buah yang dihasilkan oleh pelayananku?

Tuhan memberkati. 

ppt

Hasil gambar untuk be merciful to those who doubt