Kurasakan Kasih-Mu

Renungan Jumat 8 Juni 2018, Hari Raya Hati Yesus Yang Maha Kudus

Bacaan: Hos. 11:1,3-4,8c-9; MT Yes. 11:2-3,4-bcd,5-6; Ef. 3:8-12,14-19Yoh. 19:31-37

KURASAKAN KASIH-MU

Di dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan menghadap kepada Allah dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya. Itulah sebabnya, aku bersujud di hadapan Bapa, pokok segala keturunan di surga dan di bumi. Aku berdoa supaya seturut kekayaan kemuliaan-Nya, Ia menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya yang tinggal di dalam batinmu, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu, dan kamu berakar serta beralas dalam kasih. Aku berdoa supaya kamu bersama dengan semua orang kudus dapat memahami betapa lebar dan panjangnya, dan betapa tinggi dan dalamnya kasih Kristus, juga supaya kamu dapat mengenal kasih Kristus itu, sekalipun melampaui segala pengetahuan .

Tak kenal maka tak sayang, sebagai seorang katolik di mana sejak bayi saya sudah dibaptis dan dikenalkan dengan pribadi Kristus, melalui keluarga saya yang mendidik saya secara Katolik, melalui sekolah di mana sejak TK, SD, SMP dan SMA saya bersekolah di sekolah Katolik, bahkan ketika SMP saya sangat dekat dengan para suster di sekolah saya.

Namun rupanya peribahasa tak kenal maka tak sayang tidak tepat bagi saya, karena saya mengenal siapa Yesus melalui keluarga saya, di mana ibu saya sangat memperhatikan agar anak-anaknya selalu hadir dalam Ekaristi Kudus.

Dan di sekolah, saya juga mendapat pengajaran tentang iman katolik, namun sekali lagi saya hanya mengenal pribadi Kristus sebatas pengetahuan dalam pikiran saya.

Sehingga“kenal dengan pribadi Kristus sebatas pengetahuan“ ini tidak membuat saya mengalami kasih-Nya, dan saya tidak memiliki relasi dengan-Nya. Saya bertumbuh menjadi seorang katolik yang acuh dengan lingkungan, acuh dengan sakramen-sakramen, terutama acuh dengan Sakramen Ekaristi, di mana saya lakukan semua sebatas rutinitas yang harus saya lakukan, tidak lebih dari itu.

Melalui pergumulan dalam kehidupan ini akhirnya saya mengenal Kristus yang mengasihi saya, yang menyelamatkan saya, yang selalu ada bersama dengan saya dalam setiap detik kehidupan saya. Seperti yang dikatakan oleh Rasul Paulus.

Aku berdoa supaya kamu bersama dengan semua orang kudus dapat memahami betapa lebar dan panjangnya, dan betapa tinggi dan dalamnya kasih Kristus, juga supaya kamu dapat mengenal kasih Kristus itu, sekalipun melampaui segala pengetahuan. (Ef.3:18-19)

Sungguh saat ini saya merasakan kasih-Nya yang luar biasa hadir dalam Sakramen Ekaristi, dan oleh karena kasih-Nya yang besar, maka segala kekhawatiran dan ketakutan dapat dihalau dan digantikan dengan sukacita yang memberikan kekuatan.

Saya selalu rindu untuk menghadiri perayaan Ekaristi Kudus, dan belajar untuk mengasihi Tuhan dan sesama sebagai rasa syukur atas kasih Tuhan yang sudah saya alami.

Doa: Terima kasih Tuhan untuk pengalaman hidup bersama-Mu, sehingga aku merasakan sukacita dan damai sejahtera yang memulihkan hidupku, dan aku mau berserah penuh kepada-Mu, atas apa saja yang Dikau ijinkan untuk aku alami. Allah Roh Kudus bimbing aku untuk semakin mengasihi Hati Yesus yang Maha Kudus. Amin. (CTS)

Gambar terkait