Jangan Malu Bersaksi

Renungan Rabu 6 Juni 2018

Bacaan: 2Tim. 1:1-3,6-12Mzm. 123:1-2a,2bcdMrk. 12:18-27

JANGAN MALU BERSAKSI

Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah. (2 Tim. 1:8)

Dalam kondisi apapun, Paulus memerintahkan supaya jangan malu bersaksi tentang Tuhan. Mengapa? Apakah kemuliaan dan kebesaran Tuhan akan berkurang apabila kita malu bersaksi? Atau Ia akan “kapok” memberkati bila kita malu berterima kasih melalui kesaksian?

Mungkin pertanyaan di atas sekilas tampaknya konyol. Tapi ada saat atau tempat tertentu di mana kita pernah malu bersaksi dengan perkataan atau tindakan. Tentunya dengan dalih bermacam-macam yang tampaknya masuk akal. 

Saya pernah mengalaminya. Sejak dibaptis usia dewasa (mahasiswa) saya berkomitmen untuk selalu mengawali makan dengan doa dan tanda salib, di mana pun dan kapan pun. Saat pulang ke kampung halaman saya diundang pesta makan malam bersama keluarga besar di rumah Om saya. Saya sungkan dan malu membuat tanda salib karena di seputar meja makan tidak ada yang Katolik. Saya takut menyinggung perasaan Om yang tidak berdoa. Jadi saya langsung makan juga. Alhasil saya makan dengan perasaan “bersalah” karena malu “bersaksi” di tengah keluarga besar yang belum mengenal kekristenan. Makanan yang lezat itu menjadi sangat tidak nyaman di lidah saya.

Apakah Tuhan marah? Tentu saja tidak.

Pengalaman konyol ini mengajarkan satu hal bagi saya saat itu, bahwa bersaksi tentang Tuhan sebenarnya berdampak langsung bagi diri sendiri dulu baru bagi orang lain dan Tuhan. Karena mengingatkan saya bahwa Tuhan itu ada dan maha baik. Kesaksian itu akan bermanfaat bagi orang lain atau tidak, bergantung tanggapannya.

Alkitab mengingatkan janganlah malu bersaksi tentang Tuhan, demi kebaikan kita sendiri. Roh Kudus akan memberi hikmat dan kekuatan agar kita bijaksana dalam bersaksi.

Oleh karena itu di Sentra Evangelisasi Pribadi St. Yohanes Penginjil memiliki misi: Membawa Kristus ke dalam dunia kehidupanku sehari-hari. (LO)

Hasil gambar untuk to be witness