Don’t be Angry

Renungan Kamis 14 Juni 2018

Bacaan: 1Raj. 18:41-46Mzm. 65:10abcd,10e-11,12-13Mat. 5:20-26

DON’T BE ANGRY

Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala. (Mat 5:22)

Sebagai manusia saya lebih cenderung mudah menghakimi orang lain, daripada diri sendiri, dalam arti lebih mudah melihat kesalahan orang lain, daripada kesalahan diri sendiri. Bacaan hari ini  menegur saya sangat keras di mana saya punya kebiasaan yang sering kali melihat kesalahan, kelalaian orang lain lebih dahulu, daripada kesalahan dan kelalaian diri saya sendiri. 

Tuhan mengatakan setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum. Dulu saya tidak mengerti, mengapa orang marah harus dihukum. Sebagai seorang yang normal tentu bisa marah dan boleh marah, bila ada hal-hal yang tidak sesuai dengan kebenaran. Kebebaran dalam tanda kutip.

Setiap orang punya kebenarannya sendiri-sendiri, selain kebenaran Tuhan yang harus jadi acuan kita. Saya tidak mengerti akan kebenaran yang dimaksud Tuhan. Saya sering marah apabila seseorang tidak melakukan apa yang saya kehendaki dan menuruti kehendak saya. Seseorang wajar-wajar saja kalau marah, karena bila orang lain melakukan yang tidak benar, pasti seorang lain akan marah.

Sebagai contoh bila anak saya tidak melakukan tugas belajarnya dengan baik, sehingga mendapatkan hasil yang tidak baik, pastinya saya akan marah. Di saat saya marah, saya mengeluarkan kata-kata makian yang menyakitkan, melukai hati, bahkan mungkin  membunuh karakter anak saya.

Firman hari ini juga menyadarkan saya bahwa membunuh bukan cuma menghilangkan nyawa seseorang, melainkan membunuh bisa juga dalam arti membunuh karakter seseorang. Oleh sebab itu saya harus lebih rendah hati di dalam mengukur perbuatan-perbuatan orang lain dari pada perbuatan-perbuatan diri saya sendiri. 

Doa: Allah Roh Kudus pimpin hidupku agar aku semakin mengerti firman-Mu dan dimampukan menjadi pelaku firman-Mu. Amin. (HFS)

Hasil gambar untuk matthew 5:22