Cungkil dan Buang

Renungan Jumat 15 Juni 2018

Bacaan: 1Raj. 19:9a,11-16Mzm. 27:7-8a,8b-9abc,13-14Mat. 5:27-32

CUNGKIL DAN BUANG

Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, daripada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. (Mat. 5:29)

Shalom saudaraku yang terkasih,

Yesus dengan keras menghendaki kita untuk ‘mencungkil dan membuang’ kelekatan yang membawa kita berbuat dosa. Dalam hal ini Yesus memakai perumpamaan dengan anggota tubuh yaitu mata dan tangan. Tubuh yang kita miliki hendaknya mengarahkan kita kepada kesucian dan bukan malah sebaliknya.

Mata kanan yang sakit atau sesat atau cenderung berbuat zinah jangan sampai merembet pada mata kiri, sehingga kita diminta untuk secara tegas menghentikan perbuatan yang tidak dikehendaki-Nya yang  membawa kita pada kebinasaan. Tidak kompromi dengan dosa dimulai dari hal yang kecil dan sepele. Karena upah dosa adalah maut. (Rom. 6:23)

Menghentikan dosa sampai ke akar-akarnya dengan istilah mencungkil dan membuang, menyadarkan kita untuk berani melakukan pertobatan secara tuntas dalam hidup kita dan mohon ampun pada Bapa kita yang Maha Rahim dengan melakukan Sakramen Pengakuan Dosa atau Rekonsiliasi, agar kita kembali memiliki relasi yang baik dengan Bapa di surga.

Apakah kita masih berkompromi dengan perbuatan atau pikiran yang selama ini masih ada dalam hati dan pikiran yang  mengganggu relasi kita dengan Tuhan?

Doa: Bapa yang Maha Rahim, Engkau mengasihi para pendosa tapi membenci dosanya, semoga kami Kau kuatkan dalam perziarahan di dunia ini untuk terus mawas diri dan berani menjauhkan diri kami dari perbuatan yang membawa kami jauh dari pada-Mu. Karena Engkaulah Tuhan dan Juru Selamat kami, kini dan sepanjang masa. Amin. (IP)

Hasil gambar untuk matthew 5:29