Blasphemy of the Holy Spirit

Renungan Minggu 10 Juni 2018

Bacaan: Kej. 3:9-15Mzm. 130:1-2,3-4ab,4c-6,7-82Kor. 4:13-5:1Mrk. 3:20-35

DOSA MENGHUJAT ROH KUDUS

Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal. (Mrk. 3:29)

Dosa menghujat Roh Kudus yang saat itu dilakukan ahli-ahli Taurat adalah saat mereka melihat Yesus mengusir setan, mereka menyangkal bahwa itu adalah karya Roh Kudus dan bahkan menuduh Yesus melakukannya dengan kuasa roh jahat.

Saat saya belum memahami kuasa Tuhan, saya juga menolak untuk percaya ada kesembuhan saat kebangunan rohani berlangsung dan bahkan mengejek bahwa kesembuhan itu adalah tipu daya para pelayan Tuhan. Sampai pada suatu hari Tuhan mengizinkan saya mengalami sakit seperti kecetit di tulang belakang. Dalam kesakitan yang luar biasa, saya didoakan oleh seorang pelayan Tuhan dan saya mengalami  kesembuhan. Saat itu pula, saya segera bertobat.

Di zaman ini bila seseorang menolak untuk bertobat, menolak untuk menerima keselamatan yang ditawarkan oleh Tuhan Yesus dengan kuasa Roh Kudus-Nya sampai pada hari kematian, maka ia mengalami kemusnahan abadi.

Syukur kepada Tuhan yang dengan kerahiman-Nya memberikan pengampunan dosa selama kita masih hidup dan menghindarkan dari dosa menghujat Roh Kudus. (THW)

Hasil gambar untuk unforgivable sin