Bahagia Bersama-Nya

Renungan Kamis 24 Mei 2018

Bacaan: Yak. 5:1-6Mzm. 49:14-15ab,15cd-16,17-18,19-20Mrk. 9:41-50

BAHAGIA BERSAMA-NYA

Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut. (Mrk 9:42)

Dalam perikop hari ini, Yesus berbicara cukup keras. Seakan-akan, bagi penyesat orang percaya atau mereka yang tersesat oleh dunia ini, hukumannya cukup keras, dibuang ke laut atau dibuang anggota tubuh yang jadi penyebab kesesatan. Padahal sesungguhnya Tuhan sangat menyayangi kita untuk bisa hidup kekal bersama-Nya kelak.

Kehidupan tubuh jasmani kita terbatas waktunya, sementara saja. Namun hidup bersama Tuhan adalah untuk selamanya. Sehingga sering kali dalam hidup ini, Tuhan mengizinkan hal-hal duniawi, barang-barang duniawi milik kita, bahkan termasuk orang-orang yang hadir dalam hidup kita, juga kesehatan, kekuatan fisik kita, Tuhan singkirkan, Tuhan pisahkan dari kita. Ada kalanya tanpa kita sadari, namun tak jarang cukup menyentakkan, menyakitkan atau menyedihkan kita. Tak jarang timbul protes baik sekedar dalam hati atau yang terang-terangan dengan sikap dan kata-kata. Namun itulah cara pemurnian Tuhan. Agar kita sungguh boleh semakin dikuduskan dan tak bercacat roh dan jiwa kita.

Hari ini Tuhan ingin kita bersyukur dalam segala keterbatasan dan kekurangan dalam hal-hal duniawi, kerapuhan jasmani kita, karena tetap boleh mengalami pemeliharaan Tuhan dalam damai sejahtera-Nya dan sukacita akan janji hidup kekal-Nya.

Selamat hari Kamis, selamat beraktivitas bersama Roh Kudus.

Berkat Tuhan melimpah bagi semua. (JTI)

Hasil gambar untuk joy