Sok Tahu

Renungan Jumat 13 April 2018

Bacaan: Kis. 5:34-42Mzm. 27:1,4,13-14Yoh. 6:1-15

SOK TAHU

Jawab Filipus kepada-Nya: “Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja.” (Yoh 6:7)

Ketika membaca dan merenungkan bacaan Injil hari ini, saya mendapatkan hal menarik yang selama ini terlewatkan ketika membaca mukjizat lima roti dan dua ikan, Ketika melihat orang banyak yang belum makan Tuhan Yesus sengaja bertanya kepada Filipus, dan pertanyaan yang diajukan adalah “di mana” kita dapat membeli roti, tetapi jawaban Filipus, “Roti seharga 200 dinar tidak akan cukup”. Mengapa Filipus tidak menjawab pertanyaan Tuhan? Atau jawaban yang diberikan bukan mengenai hal yang ditanyakan?

Saya merenungkan hal ini, dan mendapati bahwa seringkali saya bersikap seperti Filipus. Bagi Filipus, masalah utama bukan pada di mana membeli roti tetapi dari mana uangnya. Merasa dapat melihat inti persoalan seringkali membuat saya menjadi “sok tahu”, sehingga memutuskan sesuatu atau melakukan sesuatu sesuai dengan pikiran saya. Lebih jauh saya merenungkan apakah hal ini juga terjadi dalam relasi saya dengan Tuhan? Apakah saya melakukan sesuatu sesuai dengan pikiran saya atau tuntunan Tuhan?

 

Sabda Tuhan hari ini mengajarkan kepada saya bahwa Tuhan selalu tahu apa yang akan dilakukan-Nya, maka respon seperti Andreas yang harus saya lakukan untuk menjawab apa yang Tuhan tanyakan/perintahkan meskipun tidak masuk akal (terlihat dari kata-kata Andreas tapi apa gunanya). Sikap sok tahu hanya menunjukan bahwa saya masih belum mengenal Yesus.

Doa: Tuhan ampunilah sikap dan pikiranku yang seringkali merasa lebih tahu inti persoalan daripada menyerahkan semua permasalahan kepada-Mu. Amin. (FH)

Hasil gambar untuk sok tahu