Satu Jalan

Renungan Jumat 27 April 2018

Bacaan: Kis. 13:26-33Mzm. 2:6-7,8-9,10-11Yoh. 14:1-6

SATU JALAN

“Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.” Kata Tomas kepada-Nya: “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?” Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yoh 14:1-6)

Salam sejahtera saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus, bacaan Injil hari ini mengingatkan kita akan jalan kebenaran dan kehidupan yang bisa kita peroleh hanya melalui Yesus Kristus. Pada ayatnya yang pertama, Yesus mengatakan “Percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.” Di sini Yesus mengajak para murid untuk terus percaya Yesus seperti sudah mempercayai Tuhan, meskipun Ia tidak terlihat.

Bagaimana dengan kita? Yesus sendiri pada saat ini sedang mengingatkan kita mengenai kepercayaan kita tentang kehadiran-Nya. Yesus ingin kita semua dapat merasakan kehadiran-Nya walau tak terlihat. Bagi saat ini, kita yang tengah hidup dalam berbagai konflik, kekecewaan, dan rasa sakit. Ingatlah bahwa Yesus tetap bersama kita. Apapun masalahmu, sesulit apapun keadaanmu, bagaimana pun kecemasan atau kebingungan yang engkau miliki, ingatlah Tuhan sendiri ada di sini bersama Engkau.

Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus, kita sebagai umat beriman tidak hanya diminta untuk percaya saja akan kehadiran Tuhan namun terlebih kita diberikan ketenangan yang berupa janji Tuhan sendiri. Dia akan pergi tetapi Dia akan kembali lagi untuk membawa mereka secara pribadi ke tempat yang sudah Dia persiapkan bagi mereka. Kita dapat memiliki keyakinan penuh bahwa Dia akan datang kembali, meskipun kita tidak tahu kapan.

Bagaimana kita bisa memiliki keyakinan penuh tersebut? Untuk memiliki keyakinan penuh akan janji-Nya, kita harus mempertumbuhkan iman kita dengan terus memiliki relasi yang dekat serta hidup di jalan yang benar. Nah pada ayat yang ke-6, Yesus pun menegaskan bahwa hanya Dialah satu-satunya jalan kebenaran dan kehidupan. Artinya apa? Hal ini membuktikan bahwa Yesus adalah kebenaran. Sehingga Ia memberikan jaminan bahwa kata-kata-Nya yang menyatakan diri-Nya sebagai satu-satunya jalan ke surga, adalah benar. Terlebih selama kita di dunia Yesus satu-satunya pribadi yang dapat dipercaya, dalam keadaan apapun yakinlah bahwa Ia layak dipercaya.

Mungkin saat ini situasi hidup yang buruk bisa membuat hati terarah pada segunung persoalan yang kelihatannya tidak ada jalan, namun teruslah percaya bahwa Yesus hadir dan Dialah sumber jalan kebenaran dan kehidupan kita. Amin!

Gambar terkait