Siapakah Yang Kamu Cari

Renungan Jumat 30 Maret 2018, HARI JUMAT AGUNG

Bacaan: Yes. 52:13-53:12Mzm. 31:2,6,12-13,15-16,17,25Ibr. 4:14-16; 5:7-9Yoh. 18:1-19:42

SIAPAKAH YANG KAMU CARI?

Malam itu adalah malam terakhir Yesus bersama para murid-Nya. Dia sedang berada di sebuah taman bersama mereka dan Yudas pun ada di taman itu bersama sepasukan prajurit dan penjaga-penjaga Bait Allah serta orang-orang Farisi lengkap dengan senjata, suluh dan lentera. (Yoh 18:2)

Sepertinya dapat dibayangkan bahwa malam yang gelap di dalam sebuah taman, hanya diterangi oleh lentera itu sungguh malam yang menegangkan bagi Yesus yang jelas tahu apa yang akan terjadi pada-Nya. Para murid yang kebingungan dengan segala pertanyaan-pertanyaan yang tak terjawab di dalam hati mereka masing-masing. Yudas yang tak kalah tegangnya meski dia sudah menggenggam upah atas pengkhianatannya. Hati kecilnya menyimpan penyesalan yang dalam atas pengkhianatannya kepada Guru yang sangat mengasihinya. Dan para prajurit, penjaga Bait Allah dan orang-orang Farisi yang mungkin membayangkan penangkapan Yesus akan sulit karena Yesus memiliki kuasa, murid dan pengikut-Nya banyak, maka untuk itulah mereka membawa pasukan dengan senjata lengkap.

Meskipun Yesus berada di hadapan mereka dan Yudas pun ada di antara mereka, mereka tidak segera menangkap Yesus. Sampai Yesus bertanya kepada mereka sebanyak dua kali: ”Siapakah yang kamu cari?” (Yoh 18:4) Dan mereka pun mundur dan rebah ke tanah ketika Yesus menjawab: ”Akulah Dia.” Mereka dipaksa bersujud di hadapan Yesus. Allah menyatakan kemuliaan dan kuasa-Nya. Tetapi peristiwa itu tidak membuat mereka membatalkan niatnya untuk menangkap Yesus sampai diadili, disiksa dan disalibkan.

Dalam menghadapi keadaan sulit dalam kehidupan kita, kita sering tidak melihat/menyadari bahwa Yesus ada bersama kita (Mat 28:20b) dan selalu ada untuk kita. Pikiran kita terbelenggu oleh persoalan, pergumulan, kesulitan, masalah atau penderitaan yang sedang kita hadapi. Lalu kita seakan berlari kian kemari mencari solusi sendiri untuk segera dapat mengatasi situasi sulit itu sendiri. Atau bahkan berlari menjauh dari Tuhan karena menganggap penderitaan itu adalah hukuman dari Tuhan. Maka kepada kita Yesus pun bertanya:

”Siapakah yang kamu cari?”

Refleksi :

Yesus berjanji dan tak pernah ingkari bahwa Dia menyertai kita sampai kepada akhir jaman: “….Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman..” (Mat 28:20b)

Mari selalu menyadari  bahwa Tuhan Yesus selalu ada bersama kita. Seburuk apapun yang harus dihadapi, dialami, kita menghadapinya bersama Yesus. Dan karena hidup kita ada di dalam genggaman tangan-Nya, semua itu akan selesai sesuai waktu yang Tuhan tentukan.

You gave me strength, to stand alone again. To face the world, out on my own again. You put me high, upon a pedestal. So high that I could almost see eternity. You needed me. (penggalan lirik lagu You Needed Me).

Tuhan memberkati. ANS

Hasil gambar untuk whom do you seek