Pesan Menjelang Paskah

Renungan Kamis 29 Maret 2018

Bacaan: Kel. 12:1-8,11-14Mzm. 116:12-13,15-16bc,17-181Kor. 11:23-26Yoh. 13:1-15.

PESAN MENJELANG PASKAH 

“…..sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.” (Yoh 13:15)

Merenungkan ayat ini, berlanjut dengan pertanyaan: Apakah yang telah Tuhan perbuat bagiku? Dan apakah aku telah berbuat demikian dalam hidupku?

Setiap perbuatan Yesus mempunyai makna mendalam dan bertujuan jelas.

Perbuatan membasuh kaki para murid itu menunjukkan kasih yang tidak berkesudahan. Sang Guru membersihkan para murid dan mempersiapkan mereka untuk melakukan pelayanan kepada sesama. Dan pelayanan yang dikehendaki Yesus untuk dilakukan oleh para murid adalah pelayanan kasih.

Melakukan karena kasih kepada-Nya dan bertujuan agar sesama juga mengalami kasih Tuhan yang tidak berkesudahan.

Tugas ini tidak pernah berakhir, sama seperti yang dilakukan Tuhan Yesus, tidak pernah berakhir. 

Sekarang pelayanan kasih bagi keselamatan itu dipercayakan kepada kita semua. Tidak diragukan bahwa kita telah bersedia melaksanakan tugas ini.

Yang perlu direnungkan: apakah semua yang kita perbuat sama seperti yang Yesus perbuat? Apakah setiap perbuatan selalu bermakna dan bertujuan jelas? Apakah setiap perbuatan terwujud dalam kesetiaan dan ketaatan tanpa akhir?

Beberapa hari lalu, Tante saya, seorang biarawati, pulang ke pangkuan Bapa di sorga pada usia 93 tahun. Untuk menanggapi panggilan Tuhan di masa mudanya, bukanlah hal yang mudah. Banyak hambatan harus dihadapi dan diatasi. Namun Tuhan telah mempersiapkannya dan memberi kekuatan untuk menerima panggilan hidup sebagai pelayan-Nya.

Kini yang tercatat di hati saya adalah Almarhumah telah berbuat seperti Yesus yang memanggilnya. Keputusan yang teguh menjawab panggilan Tuhan sungguh bermakna mendalam dan telah mencapai tujuan jelas. Seluruh keluarga besarnya menjadi percaya kepada Tuhan dan memberi diri untuk dibaptis di Gereja Katolik (termasuk saya).

Semoga dalam pertolongan rahmat-Nya, kita dapat meneladani Tuhan Yesus, sehingga karya keselamatan tidak pernah terhenti.

Doa: Tuhan, beri kami kemampuan berbuat seperti Engkau telah perbuat kepada kami. Amin.

-ips-

Hasil gambar untuk wash feet pope francis