Hitung Berkat-Nya Sesali Dosamu

Renungan Sabtu 10 Maret  2018

Bacaan: Hos. 6:1-6Mzm. 51:3-4,18-19,20-21abLuk. 18:9-14

HITUNG BERKAT-NYA SESALI DOSAMU

Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; (Luk 18:11)

Biasanya perikop ini menyorot tokoh yang kedua yaitu pemungut cukai yang merendahkan diri sehingga dibenarkan dan layak ditinggikan oleh Allah. Tapi kesempatan ini mari kita juga merenungkan tokoh yang pertama yaitu orang Farisi yang meninggikan dirinya sehingga di akhir cerita ia tergolong yang direndahkan.

Si Farisi mengawali doanya di Bait Allah dengan kalimat “Ya Allah, aku mengucap syukur pada-Mu, karena …“. Awal yang sangat baik bila kita bisa bersyukur kepada Allah atas semua hal baik yang sudah dialami. Idealnya untuk hal yang “tidak baik” juga kita bersyukur. Si Farisi mengungkapkan reputasinya yang baik dan “prestasi”  yang sudah berhasil dilakukannya. Sampai di sini pun baik. Karena jika seseorang sudah bisa menghitung atau menyadari hal-hal baik yang terjadi dalam hidupnya maka ia akan cenderung mawas diri. Si Farisi juga bersyukur tidak seperti si pemungut cukai orang berdosa. Kita pun sering teringat betapa beruntungnya kita karena tidak seperti orang lain yang kita temui di penjara, rumah sakit, rumah duka, panti rehabilitasi, panti jompo, panti asuhan, bawah jembatan, pengungsian bencana alam, kantor pengadilan, medan peperangan, dll.

Sayangnya Si Farisi hanya memfokuskan diri bahwa semua itu karena kekuatannya. Padahal jika kita jujur merefleksikan diri, ujung-ujungnya adalah semua hanya karena anugerah-Nya. Semakin menghitung berkat anugerah-Nya maka kita akan semakin merasa tidak layak menerimanya. “Hanya debulah aku … di bawah kakiMu Tuhan…“     

Menjalani masa tobat ini hendaknya kita syukuri setiap rahmat-Nya lalu sesali setiap dosa kita. Berubah menjadi individu baru yang menerima anugerah keselamatan Allah dengan penuh tanggung jawab.

Tuhan memberkati kita semua. (LO)

Related image