Membalas Kasih Tuhan

Renungan Minggu 4 Februari 2018

Bacaan: Ayb. 7:1-4,6-7Mzm. 147:1-2,3-4,5-61Kor. 9:16-19,22-23Mrk. 1:29-39.

MEMBALAS KASIH TUHAN

Besarlah Tuhan kita dan berlimpah kekuatan, kebijaksanaan-Nya tak terhingga. (Mzm 147:5)

Bacaan hari ini membuat saya membayangkan orang upahan yang bekerja setiap hari untuk mendapatkan upah dari hasil pekerjaannya yang telah dilakukan sepanjang hari. Siang malam bekerja untuk mendapatkan upah, sehingga terjebak dalam rutinitas hidup. Hidup yang berat seolah-olah tiada harapan lagi. Ini yang diceritakan dalam kitab Ayub.

Namun melalui kitab Mazmur, orang yang seolah-olah tiada harapan ini memperoleh sumber kekuatan dan pengharapannya pada Tuhan. Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka; besarlah Tuhan kita dan berlimpah kekuatan, kebijaksanaan-Nya tak terhingga (Mzm 147:3,5).

Berbeda dengan orang yang bekerja untuk mendapatkan upah, Rasul Paulus memberikan teladan pelayanan yang baik. Paulus sungguh merasakan kebesaran dan kelimpahan kasih Tuhan. Paulus membalas kasih Tuhan yang telah ia rasakan dengan bekerja sepenuh hati, sehingga Paulus mau bersusah payah menjadi hamba semua orang, supaya Paulus memenangkan orang-orang itu bagi Kristus.

Demikian pula ibu mertua Petrus yang memperoleh kesembuhan dari Yesus. Ia pergi ke tempat perempuan itu, dan sambil memegang tangannya Ia membangunkan dia, lalu lenyaplah demamnya. Kemudian perempuan itu melayani mereka (Mrk 1:31).

Mari kita belajar membalas kasih Tuhan dan melayani Tuhan dengan sepenuh hati, karena Tuhan telah memberikan kelimpahan kasih-Nya kepada kita. Semoga berkat Tuhan senantiasa melimpah dalam hidup, karya dan pelayanan kita semua. Amin. (DL)

Hasil gambar untuk Gods love