Membawa Kristus Pada Sesama

Renungan Kamis 18 Januari 2018

Bacaan: 1Sam. 18:6-9; 19:1-7Mzm. 56:2-3,9-10a,10bc-11,12-13Mrk. 3:7-12

MEMBAWA KRISTUS PADA SESAMA

Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya. (Mrk 3:10)

Karena penyembuhan-penyembuhan yang dilakukan-Nya, orang berbondong-bondong mencari Yesus. Kecuali untuk disembuhkan mereka juga datang untuk mendengarkan pengajaran Yesus. Pelayanan Yesus selalu disertai dengan penyembuhan dan pengusiran setan. Yesus datang membawa Kabar Baik. Keterbukaan hati Yesus yang berbelas kasih dan Kabar Baik inilah yang membuat banyak orang mencari Dia dan ingin merasa lebih dekat dengan-Nya, ingin menimba kekuatan dan semangat  dari pengajaran-Nya.

Dengan Kabar Baik [eu-anggelion] orang disegarkan batinnya oleh sabda yang disampaikan-Nya, tubuh yang sakit disembuhkan, jiwa yang tergangggu roh jahat dibebaskan. Maka pemyembuhan adalah sarana evangelisasi yang sangat efektif. Sehingga dalam pengutusan para rasul, Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.

Yesus adalah Imam Agung yang istimewa bukan berdasarkan keturunan atau warisan seperti kaum Lewi. Yesus menjadi Imam Agung Istimewa karena Allah ada bersama dengan Dia.

Kita pun dipanggil menjadi orang istimewa bukan karena hebatnya perbuatan kita, juga tidak dituntut untuk melakukan hal-hal yang spektakuler. Kita dituntut melakukan apa yang bisa dan mesti dan bisa kita lakukan.

Dalam bacaan pertama inipun kita diberi teladan oleh Jonathan yang mengubah penderitaan dan niat jahat Saul, ayahnya. Persahabatan Daud dan Jonathan dan relasi yang baik antara Jonathan dan sang ayah menghasilkan kebaikan bagi semua pribadi. Saul tidak jadi melakukan kejahatan, Daud tetap pada posisinya dan Jonathan tentu merasa bahagia karena menyelamatkan dua orang yang dikasihi-Nya.

Doa: Tuhan Yesus tolonglah kami untuk menjadi pembawa damai di mana pun kami berada dan tidak jatuh dalam godaan iri hati. (MLEN)

Hasil gambar untuk euaggelion