Tuhan Memberikan Yang Kuminta

Hasil gambar untuk lord granted what i asked for

Renungan Jumat 22 Desember 2017

Bacaan: 1Sam. 1:24-28; MT 1Sam. 2:1,4-5,6-7,8abcd; Luk. 1:46-56

TUHAN MEMBERIKAN YANG KUMINTA

Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya. Maka akupun menyerahkannya kepada TUHAN; seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada TUHAN.” Lalu sujudlah mereka di sana menyembah kepada TUHAN. (1 Sam 1:27b-28)

Dalam doa, sering kali kita memohon kepada Tuhan, supaya Tuhan memberikan apa yang sangat kita rindukan, apa yang kita inginkan, apa yang kita butuhkan. Pada saat kita meminta sesuatu pada Tuhan, kita begitu gigih memohon pada Tuhan agar kita diberikan apa yang kita minta, bahkan dengan janji akan melakukan hal-hal tertentu agar doa kita terkabul.

Namun apa yang terjadi setelah Tuhan mengabulkan doa permohonan kita? Apakah kita mau memberikan kembali kepada Tuhan apa yang telah kita terima dari-Nya?

Seperti yang Hana lakukan, dia menyerahkan kembali putra kesayangannya yang telah ia rindukan sejak lama. Ia menyerahkan kembali pada Tuhan, lalu sujud kepada Tuhan. Begitu pula dalam bacaan Injil hari ini, Bunda Maria memberikan teladan yang senada dengan Hana. Bunda Maria mengembalikan pujian kebahagiaan dari Elisabet kepada Allah dengan menyatakan kebahagiaannya.

Lalu kata Maria: “Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.” (Luk 1:46-49)

Mari kita meneladani sikap Hana dan Bunda Maria, yang menyerahkan kembali pada Allah, atas segala kasih karunia yang telah Allah berikan kepadanya. 

Semoga berkat Allah senantiasa melimpah dalam hidup, karya dan pelayanan kita serta keluarga kita. Amin. (DL)