Right On Track

Gambar terkait

Renungan Selasa 12 Desember 2017

Bacaan: Yes. 40:1-11; Mzm. 96:1-2,3,10ac,11-12,13; Mat. 18:12-14

RIGHT ON TRACK

“Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu? (Mat 8:12)

Seorang teman pernah berkata: “Ehm, lebih baik menjadi yang tersesat, toh Tuhan pasti mencari dan menemukan kita. Asyik kan kalo bisa hidup senang-senang kemudian bertobat, masuk surga deh. Bukankah yang penting hasil akhirnya?”

Jangan kita tergiur untuk menjadi domba yang tersesat, walaupun bebas seenaknya dan akan menjadi “special” karena mendapat perhatian penuh dari Sang Gembala Agung. Memang Ia pasti akan mencari tapi jangan lupa sang domba pun berisiko besar sekali untuk celaka dan mati. Mungkin diterkam binatang buas, jatuh ke jurang, terjebak, dan sebagainya.

Kita pun jangan terlena dalam kehidupan ini, walau telah menjadi pengikut Yesus yang setia hendaknya tetap waspada. Jika mulai oleng dan tidak fokus, segeralah kembali “on the track”. Sebab kita tidak pernah tahu sampai usia berapa kita akan hidup. Bukankah syarat mati tidak harus tua atau sakit? Jadi selama masih ada kesempatan lakukanlah yang terbaik. Mengalami masa Adven ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk merefleksikan hidup. Mungkin ini adalah Natal terakhir bagi kita secara pribadi? Cintai keluarga dengan sepenuh hati, lakukan pekerjaan dan pelayanan penuh cinta. Yang terpenting adalah ampuni dengan tulus.

Seperti renungan dan sebuah lagu di yang saya dengarkan beberapa waktu yang lalu, “Hidup ini adalah kesempatan. Hidup ini untuk melayani Tuhan. Jangan sia-siakan waktu yang Tuhan beri. Hidup ini harus menjadi berkat”. (LO)