Tambahkan Iman Kami

Hasil gambar untuk Luke 17:6

Renungan Senin 13 November 2017

Bacaan: Keb. 1:1-7; Mzm. 139:1-3,4-6,7-8,9-10; Luk. 17:1-6\

TAMBAHKAN IMAN KAMI

Lalu kata rasul-rasul itu kepada Tuhan: “Tambahkanlah iman kami!” Jawab Tuhan: “Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu.” (Luk 17:5-6)

Ketika murid-murid Yesus mengatakan, “Tuhan, tambahkanlah iman kami!”, bagaimana iman kita bisa bertumbuh, bila pikiran kita tidak mau belajar jadi bijaksana? Kita harus belajar dari Kitab Kebijaksanaan Salomo 1:1-7.

Dari tujuh ayat ini saja kita sudah mendapatkan hikmat yang luar biasa.
1. Pikiran kita harus tertuju kepada Tuhan dengan tulus ikhlas dalam mencari Tuhan.
2. Pikiran yang tidak lurus menjauhkan diri dari Tuhan.
3. Hati yang keruh dan tubuh masih dikuasai oleh dosa, membuat kebijaksanaan tidak bisa masuk.
4. Ucapan bibir dan lidah yang negatif menghukum dirinya sendiri.
5. Allah menyaksikan hati sanubari dan mengawasi isi hati yang menaruh syak wasangka kepada-Nya.

Bila dasar kebijaksanaan ini kita pegang teguh, ditambah dengan selalu mau mengampuni orang lain, Tuhan Yesus akan menjawab: “Jika kalian memiliki iman sebesar biji sesawi, kalian dapat berkata kepada pohon ara ini: tercabutlah engkau, dan tertanamlah di dalam laut, maka pohon itu akan menurut perintahmu.” (Luk.1:6).

Sebagai murid Yesus, hendaknya kita harus tekun, rajin, bersemangat terus belajar membaca kitab suci Sang Sabda Hikmat Kebijaksanaan Allah sendiri, untuk dipakai oleh Kristus mempertobatkan banyak orang, supaya mereka tidak tersesat, dan menuntun ke jalan kebenaran untuk masuk ke dalam hidup baru bersama yang sudah disediakan oleh Kristus Tuhan kita. Dialah Allah Yang Maha Rahim, yang Maha Bijaksana. Terpujilah nama-Nya.

Tuhan memberkati kita semua,

Vincent A. Dipojugo.