Mencari Yesus atau Tanda?

Image result for luke 11:29

Renungan Senin 16 Oktober 2017

Bacaan: Rm. 1:1-7; Mzm. 98:1,2-3ab,3cd-4; Luk. 11:29-32

MENCARI YESUS ATAU MENCARI TANDA?

Ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus….” (Luk 11:29)

Kalau dipikirkan secara logis, kata-kata Tuhan Yesus sungguh menyinggung orang banyak, dikatakan dalam ayat di atas, justru ketika orang banyak datang mengerumuni-Nya Tuhan mengatakan angkatan ini adalah angkatan yang jahat, bukankah seharusnya Tuhan memuji angkatan tadi karena banyak orang datang kepada-Nya? Tuhan mengatakan hal tersebut jelas karena dia mengetahui isi hati setiap manusia, mereka datang dan mengerumuni-Nya karena menginginkan tanda, mukjizat atau menyaksikan keajaiban-keajaiban yang dilakukan oleh Yesus.

Kata-kata Yesus menjadi refleksi bagi saya dan seluruh umat Kristiani, terutama umat yang tergabung dalam Pembaruan Karismatik Katolik (PKK), apakah kita termasuk orang yang mau dekat dengan Tuhan atau karena menginginkan tanda? Saya melihat dan merasakan banyak umat Kristiani yang lebih tertarik dan puas pada acara-acara atau bahkan ibadah yang dilayani oleh hamba-hamba Tuhan yang dapat memberikan “pertunjukan” mukjizat dan kuasa Allah. Demikian juga para pelayan (termasuk saya) menjadi minder ketika tidak dapat melakukan suatu pelayanan yang menghadirkan mukjizat atau kuasa Allah.

Seringkali saya melupakan tanda/kuasa terbesar dari Allah adalah kasih-Nya, ketika orang mengalami kasih Allah itulah tanda terbesar kehadiran Allah.

Doa: Tuhan berikan aku kesadaran bahwa aku mengasihi dan ingin selalu hidup di hadirat-Mu bukan karena menginginkan tanda tetapi karena aku mengenal siapa Engkau. Demikian pula ketika aku melayani, hal yang menjadi kerinduanku adalah banyak orang mengalami kasih-Mu bukan melihat dan mengalami keajaiban-keajaiban. Amin. (FH)