Mempercayakan Diri Sepenuhnya Pada-Nya

Hasil gambar untuk língua portuguesa: da oralidade À escrita

Renungan Sabtu 7 Oktober 2017, Peringatan Wajib Santa Perawan Maria Ratu Rosario

Bacaan : Bar. 4:5-12,27-29Mzm. 69:33-35,36-37Luk. 10:17-24

MEMPERCAYAKAN DIRI SEPENUHNYA PADA-NYA

“Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.” (Luk 10:20)

Para murid yang pulang pelayanan, melaporkan kepada Yesus, hasil dari perutusan Yesus melalui mereka dengan penuh sukacita. Mereka ternyata melakukannya demi nama Yesus dan setan-setan takluk kepada mereka. Yesus menjawab mereka: “Aku melihat iblis jatuh seperti kilat dari langit. Sebenarnya Aku telah memberi kalian kuasa untuk menginjak injak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang dapat membahayakan kalian. Tetapi janganlah berbangga karena roh-roh itu takluk kepadamu. Tetapi bersukacitalah karena namamu terdaftar di surga.”    

Lewat Injil hari ini, Tuhan ingin mengingatkan kita bahwa pelayanan yang kita lakukan bukanlah hasil upaya kita pribadi melainkan kita memperoleh kemampuan karena penyertaan Tuhan dalam diri kita.

Hendaklah kita meneladani kerendahan hati Bunda Maria yang mempercayakan diri sepenuhnya pada Tuhan sehingga kita beroleh ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi segala sesuatu.

Marilah pada hari raya Pesta Santa Perawan Maria Ratu Rosario, di bulan Rosario ini, kita bersama merenungkan kasih Allah melalui Doa Rosario. Doa Rosario pada hakekatnya adalah doa untuk perdamaian, karena inti doa Rosario adalah kontemplasi akan Kristus, Pangeran Perdamaian (menurut St Yohanes Paulus II tentang Rosario dan Perdamaian). Dia yang adalah “damai kita” (Efesus 2:14).

Pengalaman berdoa rosario, kita bisa belajar dari Bunda Teresa yang tiada henti selalu berdoa rosario untuk memberikan kekuatan dan damai dalam seluruh perjalanan kehidupannya.

Doa: Tuhan Yesus tambahkan imanku agar hamba-Mu berani mempercayakan diri seutuhnya dengan tulus dan rendah hati kepada penyelenggaraan-Mu seturut kehendak-Mu. Mampukan hamba-Mu untuk selalu mengucap syukur dalam segala keadaan. Amin. (JW)