Mengandung Tuhan

Renungan Minggu 13 Agustus 2017, Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat Ke Surga

Bacaan: Why. 11:19a; 12:1,3-6a,10ab; Mzm. 45:10bc,11,12ab; 1Kor. 15:20-26; Luk. 1:39-56

“Sungguh, berbahagialah dia yang telah percaya, sebab Firman Tuhan yang dikatakan kepadanya akan terlaksana.”(Luk 1:45)

Pernahkah Anda disindir dengan ungkapan-ungkapan misalnya: “sedikit-sedikit kok bawa-bawa Tuhan – semua karena Tuhan – semua Tuhan yang beri – semua harus menurut kehendak Tuhan”? Sebab banyak juga yang berpendapat bahwa kita melecehkan Tuhan bila dalam hal-hal yang kecil kita ‘merepotkan’ Dia, seperti mohon dicarikan tempat parkir, minta petunjuk untuk menemukan barang yang hilang, atau mohon dipertemukan dengan orang yang tepat.

Salahkah kita jika segala hal kita syukuri sebagai anugerah dan kebaikan Tuhan, walaupun itu dalam bentuk yang terkesan sangat ‘remeh’?

Jika kita menganggap Tuhan seperti ‘jin’ sakti yang bisa memberikan yang kita mau, bahwa Dia ada untuk memenuhi kebutuhan kita atau melayani kita, maka tentunya pendapat kita ‘melecehkan’ Tuhan itu benar adanya.

Namun, anak-anak Tuhan memang diminta dan diajari untuk menyandarkan segala-galanya kepada Tuhan. Dan bahkan dalam bacaan hari ini, Maria dapat mengandung Yesus karena ia percaya dan menyerahkan diri pada kehendak Tuhan.

Begitu pun murid-murid Kristus yang percaya kepada Tuhan, seharusnya juga ‘mengandung’ Yesus. Mengandung artinya membawa di dalam dirinya atau membawa sesuatu di dalam. 

Mengandung Yesus sama artinya dengan membawa Yesus di dalam diri kita. Dan bila Yesus menyatu dalam diri kita, maka muncullah kerinduan untuk selalu melibatkan Dia dalam seluruh peristiwa hidup kita sebagai Tuhan yang keberadaan-Nya dalam diri ini kita tanggapi dengan melakukan kehendak-Nya dan menyembah-Nya.

Dengan ‘mengandung’ Yesus seperti ini, maka kita akan mampu melihat tangan Tuhan dalam hal-hal terkecil sekalipun dalam hidup kita. Hal ini akan memunculkan indahnya hidup bersama Tuhan. Rasa syukur atas hidup yang Tuhan anugerahkan pun akan mengalir dari hati yang terpuaskan oleh kasih-Nya yang selalu mempedulikan kita. Akhirnya rencana indah-Nya akan terwujud dalam hidup ini.

Doa: Yesus, semoga aku selalu dapat ‘mengandung’ Engkau, agar aku melihat indahnya karya tangan-Mu menyentuh hidupku dan menjadikannya indah pada waktunya. Amin. (HCLK)

Image result for jesus inside