Berjaga-Jaga dan Tetap Waspada

Renungan Kamis 31 Agustus 2017

Bacaan: 1Tes. 3:7-13; Mzm. 90:3-4,12-13,14,17; Mat. 24:42-51

BERJAGA-JAGA SUPAYA TETAP WASPADA

Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. (Mat 24:42)

Membaca  Injil hari ini mengingatkan pada pertobatan saya. Saat itu saya baru mengikuti kelas Misi Evangelisasi (ME) sekitar tahun 2004 dan saya belum mengalami hidup baru. Manusia lama saya waktu itu masih sangat kuat melekat. Ingatan akan kedagingan (kehidupan malam, dll.) yang saya dulu jalani masih sering menggoda. Tetapi hati saya juga sudah saya tujukan kepada Tuhan karena saya mengalami suatu masalah yang saya tahu hanya Tuhan saja yang bisa membantu saya untuk lepas dari masalah itu.

Saya teringat ketika saya mengikuti pelajaran ME tiba-tiba saya berkata kepada Tuhan: “Tuhan, mengapa saya sudah berumur sekian (masih muda) sudah engkau panggil untuk bertobat? Di luar sana masih banyak yang saya masih ingin nikmati Tuhan?” (Waktu itu saya terbiasa bicara apa adanya kepada Tuhan). Kemudian saya kembali fokus mendengarkan pengajaran yang tiba-tiba beralih ke cerita tentang akhir zaman. Saya dengan saksama mendengarkannya dan pada suatu saat ketika saya asyik mendengarkan apa yang akan terjadi di akhir zaman bagi orang-orang yang tidak bertobat dan terus berbuat dosa, tiba-tiba Tuhan membisikkan sesuatu kepada saya: “Itu jawaban yang kamu tanyakan tadi. Akhir zaman sudah dekat. Jangan jauh-jauh dari Aku.” Dan saat itu saya tersadar ternyata ini yang dimaksudkan Tuhan kenapa saya sudah dipanggil untuk dekat dengan-Nya dan menjadi pekerja-Nya. Sejak itu saya berkomitmen untuk mengikuti Tuhan dengan lebih sungguh.

Kedatangan Tuhan untuk kedua kalinya sudah semakin sangat dekat. Kapan waktunya, kita tidak perlu memikirkannya. Tetapi kalau kita mau tahu kita bisa melihat tanda-tanda yang sudah terjadi sekarang. Seperti misalnya kalau kita membaca cerita Sodom dan Gomora di mana manusia di sana sudah sangat bejat sehingga mereka berkata kepada Lot meminta kedua orang pendatang yang tinggal di rumah Lot yang adalah Malaikat Tuhan ingin mereka pakai beramai-ramai. Maka zaman itu mungkin sudah mulai kita masuki kembali di mana kebejatan sudah semakin parah karena sudah ada 22 negara besar yang melegalkan kawin sesama jenis. Juga banyak negara yang melegalkan aborsi, suntik mati dengan alasan hak asasi manusia.

Karena itu sekarang sudah seharusnya kita semakin giat di ladang Tuhan, berjaga-jaga, tetap waspada karena Tuhan bisa datang setiap saat setiap waktu dan Dia menginginkan agar ketika Dia datang kita didapatinya tetap bekerja dan layak untuk kerajaan-Nya.

Doa: Tuhan, ampunilah kami bila kami masih kurang bersemangat dan kurang tekun dalam pelayanan kami dan dalam relasi dengan Engkau. Karena itu kami minta berilah kami Roh yang teguh dan berkati kami dengan kegirangan dan sukacita selalu karena selamat yang dari pada-Mu. Agar kami tetap teguh di dalam iman semakin setia dan taat serta tunduk dalam kuasa dan kasih-Mu. Amin. (VSH)

Image result for matthew 24:42