Warisan Iman

Renungan Rabu 26 Juli 2017, Peringatan Wajib St. Yoakim dan St. Anna Orangtua Santa Perawan Maria

Bacaan: Sir. 44:1,10-15; Mzm. 132:11,13-14,17-18; Mat. 13:16-17

Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar. (Mat 13:16)

Sahabat SEP dan KEP, sungguh berbahagia kita yang telah melihat dan mengalami kuasa Yesus yang terjadi dalam hidup kita oleh karena firman-Nya yang telah kita dengar. Kesembuhan, pemulihan, kepenuhan, kekuatan, ketabahan yang boleh kita alami. Hal ini boleh terjadi semua karena warisan iman dari leluhur kita dan atau orang tua kita. Mari kita sejenak mengenang iman para leluhur kita seperti Bapa Abraham, Nabi Nuh, Daud, dan juga para kudus seperti Santo Yoakim dan Santa Anna yang menjadi orang tua Santa Perawan Maria yang hari ini kita peringati, dan sampai akhirnya kita pun mempunyai iman yang sama dengan mereka.

Hal ini berarti kita pun mempunyai tugas untuk mewariskan iman kita kepada anak cucu dan saudara-saudari kita yang lain. Supaya pada akhirnya kita dapat berkumpul bersama di kehidupan kekal bersama Bapa di surga, sungguh itulah yang menjadi kerinduan kita semua mulai saat ini.

Oleh sebab itu marilah kita berlomba-lomba untuk mempertahankan iman kita dan senantiasa berusaha agar iman kita terus tumbuh menjadi dewasa melalui doa, firman, pelayanan dan komunitas, serta tak lelah menceritakan kuasa Tuhan yang telah kita alami kepada anak cucu dan saudara-saudari kita. Zaman sekarang manusia sepertinya tidak dapat hidup tanpa gadget dan wifi, oleh sebab itu mari kita gunakan gadget kita lebih bijaksana, lebih banyak untuk kemuliaan Tuhan daripada untuk mencari kesenangan sendiri atau mencari kemuliaan sendiri. Sehingga akhirnya berbahagialah mereka yang akan melihat, mendengar dan mengalami kuasa Yesus dalam hidupnya.

Mari terus mewariskan iman kita mulai dari sekarang sampai akhir hayat hidup kita. Tuhan memberkati. (ppt)

Image result for see and hear