Dosamu Sudah Diampuni

Renungan Kamis 6 Juli 2017

Bacaan: Kej. 22:1-19; Mzm. 116:1-2,3-4,5-6,8-9; Mat. 9:1-8

Renungan: Apa yang melumpuhkan pikiran dan mengeraskan hati, serta mematikan kuasa kasih yang menyembuhkan? Tidak lain dan tidak bukan adalah dosa, dan satu hal lagi yang sangat jelas yaitu tidak adanya pengampunan – baik karena tidak mau atau tidak bisa atau belum bisa! Dosa melumpuhkan kita dalam segala hal, jauh lebih parah daripada sakit-penyakit yang menggerogoti fisik. Dosa adalah pekerjaan si jahat yang membawa kita masuk ke dalam kerajaan kegelapan dan akan mengikat kita untuk selamanya. Hanya ada satu jalan untuk membebaskan diri dari cengkeraman jahat ini, yaitu kuasa penyembuhan yang membebaskan dari pengampunan yang Yesus berikan kepada kita semua.

Kekuatan Mengampuni
Apa yang dilakukan Yesus kepada orang berdosa telah membuat para ahli Taurat tidak senang hati bahkan kecewa karena Yesus memberikan pengampunan. Ketika seorang yang lumpuh dibawa ke hadapan Yesus, karena iman dari para sahabatnya, Yesus melakukan sesuatu yang tak terpikirkan sebelumnya. Dia memberikan pengampunan – mengampuni dosa-dosa orang lumpuh tersebut.

Para ahli Taurat menganggap Yesus telah menghujat Allah karena bagi mereka hanya Allah yang berkuasa dan berhak memberikan pengampunan atas dosa dan membebaskan manusia dari beban rasa bersalah mereka. Tetapi Yesus melakukan yang menjadi hak dan otoritas Allah, dan hanya Allah sajalah yang berhak melakukannya. Inilah cara Yesus membuktikan bahwa otoritas yang ada pada diri-Nya berasal dari Allah, Yesus menunjukkan besarnya kuasa penyelamatan Allah karena kasih dan belas kasih. Dengan cara menyembuhkan orang lumpuh tersebut, Yesus ingin kita belajar bahwa mengampuni sungguh mempunyai kuasa untuk menyembuhkan.

Menyembuhkan tubuh, pikiran dan jiwa
Yesus senantiasa siap dan sangat bersedia memberikan kita kesembuhan – pikiran, tubuh dan jiwa kita. Rahmat pengampunan-Nya membebaskan kita dari kuasa dan ikatan dosa, dan dari keterikatan atau kecenderungan melakukan hal yang jahat di mata Allah. Apakah ada hal yang menghambat kuasa pengampunan dan penyembuhan Yesus dalam hidup Anda?

Doa: Ya Yesus, karena belas kasih, cinta dan pengampunan yang Engkau curahkan dalam hidup kami, kami boleh mengalami kesembuhan dan pemulihan diri kami untuk kembali utuh seperti semula yang Engkau ciptakan. Biarlah kuasa penyembuhan dan pengampunan-Mu mengalir dalam kami, memasuki relung-relung hidup kami, menyentuh setiap aspek kehidupan kami – pikiran, perasaan, sikap, ingatan dan banyak hal lain yang semua kami persembahkan kepada-Mu. Sudilah mengampuni semua dosa dan pelanggaran kami dan dengan kuasa Roh Kudus jadikan kami baru agar kami mampu untuk selalu berjalan dalam kebenaran-Mu. (MM).