Satu Kesatuan

Renungan Kamis 1 Juni 2017

Bacaan: Kis. 22:30; 23:6-11; Mzm. 16:1-2a,5,7-8,9-10,11; Yoh. 17:20-26

Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. (Yoh 17:20-21)

Dalam Kis 5:26-39 (Rasul-rasul di hadapan Mahkamah Agama; Nasihat Gamaliel), pada saat Petrus dan rasul-rasul ditangkap dan diperhadapkan di depan Mahkamah Agama dan hendak dibunuh, kita melihat bahwa Gamaliel bersaksi mengingatkan pada bangsa Israel bahwa kalau apa yang dikerjakan para rasul bukan pekerjaan Allah maka setelah pemimpinnya dibunuh maka pengikutnya pun akan tercerai berai dan lenyap.

Tetapi ternyata ini adalah pekerjaan Allah. Para murid dipersatukan oleh Roh Kudus menjadi Gereja-Nya. Menjadi tubuh-Nya di mana Kristus adalah sang Kepala.

Tuhan Yesus juga berdoa untuk kita dan semua orang yang menerima kesaksian kita dan menjadi percaya kepada-Nya agar menjadi satu dengan-Nya dan dengan Bapa. Persatuan kita Tubuh Kristus dan Yesus sang Kepala membuat kita menjadi SATU KESATUAN yang utuh yang tidak tercerai beraikan.

Kesatuan umat beriman dan kesaksiannya juga menjadi bukti pekerjaan Allah yang mengutus Yesus Sang Juru Selamat bagi dunia. Karena itu kita diminta untuk terus bersaksi dan bersatu untuk kelangsungan Gereja dalam persatuan yang utuh dengan Allah. Dengan kesatuan ini kita tidak akan dicerai beraikan oleh apapun juga. Kita tidak boleh terpisah dari Kristus dan Gereja-Nya.

Doa: Doakanlah kami selalu ya Yesus agar kami selalu menjadi satu tubuh dengan-Mu dan agar kesaksian kami membawa lebih banyak lagi orang yang dipersatukan dengan Gereja-Mu. Allah Roh Kudus kobarkanlah terus api evangelisasi dalam diri kami anak-anak Allah. Amin. (VSH)

Image result for John 17:20-21